Bali, 01 Desember 2025 – BSI Maslahat perkuat iman kepada 100 muallaf dan guru muallaf dalam kegiatan bertema “Hidayah Movement Bali: Learning, Caring, Empowering” di The Blooms Garden, Bedugul, Jumat (28/11). Acara ini menjadi wujud kepedulian terhadap komunitas muallaf yang merupakan kelompok minoritas di Bali.
Program ini bertujuan memperkuat keimanan dan keteguhan para muallaf. Kegiatan ini menghadirkan pesan moral dan dukungan sosial agar mereka semakin produktif. “Kami ingin menghadirkan semangat Learning, Caring, Empowering agar muallaf tidak hanya bertahan, tetapi berkembang,” ujar Zaini Syam, Manager BSI Maslahat Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Pembina Yayasan Bali Muallaf Development (YBMD), Oma Lili Zemke, menegaskan bahwa YBMD hadir sebagai wadah penguatan muallaf. “Jumlah muallaf di Bali masih minoritas. Kami ingin mereka merasa memiliki keluarga besar yang mendukung perjalanan iman mereka,” ungkapnya.
Baca juga : BSI Maslahat Distribusi Sembako untuk Yatim Dhuafa di Bali
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Buleleng, Hj. Ali Bawong Mustafa, S.Ag. M.HI., yang memberikan Inspiring Speech. Beliau menekankan bahwa santunan ini adalah bukti nyata penyaluran zakat sesuai ketentuan delapan asnaf. “Kami berterima kasih kepada BSI Maslahat atas dukungan sosial yang luar biasa,” ujarnya.
Santunan ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi simbol kepedulian dan penguatan spiritual. Para penerima manfaat mengaku sangat terbantu. “Kami merasa lebih kuat dan termotivasi untuk terus belajar dan beribadah,” ungkap salah satu muallaf.
Muallaf di Bali menghadapi tantangan besar, mulai dari tekanan sosial hingga keterbatasan akses pembelajaran agama. Melalui kegiatan ini, BSI Maslahat ingin memastikan bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan muallaf semakin teguh dalam imand an mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
Baca juga : BSI Maslahat Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa Dhuafa STIT Jembrana, Bali

