BSI Maslahat Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren melalui Peternakan Bebek Petelur

Musi Rawas, 03 Februari 2026 – BSI Maslahat mendorong kemandiriran ekonomi pesantren melalui program Pemberdayaan Pondok Pesantren (Ponpes) Bangun Sejahtera Indonesia (BSI) Pesantren Klaster Peternakan Bebek Petelur. Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fatah, Desa Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dipilih sebagai lokasi implementasi program tersebut. Program ini menjadi wujud kepedulian BSI Maslahat dalam menguatkan kontribusi pesantren dalam pembangunan pendidikan berbasis nilai dan pemberdayaan.

Peluncuran program tersebut dilaksanakan pada 29 Januari 2026 yang dihadiri Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno; Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Musi Rawas, Kholil Azmi; Ketua Komisi III DPRD Musi Rawas, Suhari; Manager BSI Area Bengkulu, Anton Budiono, dan perwakilan BAZNAS Musi Rawas.

Baca juga : BSI Maslahat Dukung Ekonomi Pesantren Al Amien Madura Melalui Program Pemberdayaan Peternakan Kambing

Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Berbasis Nilai

Program Pemberdayaan Ponpes BSI digagas oleh BSI Maslahat untuk memperkuat kemandirian pesantren melalui pengembangan sumber daya ekonomi dan kewirausahaan. Program ini menyasar entitas pesantren yaitu santri, ustaz, wali santri, hingga masyarakat sekitar sehingga dampaknya diharapkan berkelanjutan dan tepat sasaran.

BSI Maslahat menilai pesantren memiliki peran strategis dalam masyarakat, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan dan agama, tetapi juga sebagai penguat fungsi sosial serta pengembangan ekonomi di tengah tantangan kemiskinan dan keterbatasan lapangan kerja. Konsep Ponpes BSI dirancang untuk membangun ekosistem program yang terhubung dengan pasar serta potensi klaster ekonomi lokal. Melalui intervensi pemberdayaan, peningkatan kapasitas pengetahuan, keterampilan, dan pendampingan, serta penguatan usaha, unit usaha pesantren diharapkan tumbuh profesional dan memberi manfaat berkelanjutan.

Klaster Bebek Petelur: Menguatkan Kemandirian Pesantren

Pesantren Darul Ulum Al-Fatah di Musi Rawas menaungi 90 santri dan menerima dukungan program senilai Rp630.000.000 sebagai pengembangan unit usaha peternakan bebek petelur. Program ini bertujuan menghadirkan sumber pendapatan rutin untuk menopang pendidikan santri dhuafa serta operasional pesantren. Model usaha peternakan dipilih karena memiliki peluang pasar yang stabil dan dapat dikelola secara berkelanjutan dengan penerapan manajemen budidaya yang baik.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fatah, Ustadz Muhammad Aslah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan BSI Maslahat. Ia menuturkan bahwa pesantren Darul Ulum Al-Fatah telah mendapat pendampingan sejak tahun 2025 melalui program pemberdayaan, yang menjadi penguat langkah pesantren menuju kemandirian ekonomi. “Alhamdulillah, pesantren kami ini mampu belajar untuk mempunyai program pemberdayaan agar bisa mandiri,” ungkapnya.

Baca juga : BSI Maslahat Monitoring Program Pemberdayaan Kampung Zakat Sinduwati, Karangasem Bali 

Ia menambahkan, hadirnya peternakan bebek petelur dan penguatan unit usaha lainnya membuat proses pendidikan santri semakin lengkap. Para santri tidak hanya menghafal Al-Qur’an dan mengaji, tetapi juga dibekali ilmu serta praktik untuk membangun ekonomi mandiri. Pembekalan ini diharapkan memperkuat karakter santri agar kelak mampu menjadi pribadi yang berdaya, produktif, dan memberi manfaat bagi umat.

Melalui program Pemberdayaan Pondok Pesantren BSI, BSI Maslahat menegaskan komitmennya sebagai lembaga filantropi Islam yang tidak hanya menyalurkan dana sosial, tetapi juga mentransformasikannya menjadi kekuatan pemberdayaan yang nyata. Dengan tata kelola keuangan syariah yang amanah dan profesional, BSI Maslahat mendorong pemanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren, meningkatkan kualitas pendidikan santri, serta membangun dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar BSI Maslahat dalam menghadirkan kemaslahatan yang berdampak luas bagi bangsa.

Ingin tahu program pemberdayaan BSI Maslahat lainnya? Klik di sini.

BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI