Sukabumi, 20 Februari 2026 – Di tengah semangat membangun umat, BSI Maslahat dan BSI hadir untuk menyalakan harapan melalui program kemaslahatan yang berdampak nyata. Salah satunya diwujudkan lewat pembangunan Masjid Jami Darussyifa Al-Mubarok di Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fithroh Sukabumi. Seremonial peletakan batu pertama dilakukan oleh Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, Anton Sukarna, pada Jumat (13/02). Momen ini menandai dimulainya pembangunan sebuah rumah ibadah yang kelak akan menjadi pusat spiritual dan sosial bagi santri maupun masyarakat sekitar.
Baca juga: BSI Maslahat Salurkan Bantuan Renovasi Masjid Nurul Ikhlas Bogor
Dalam kesempatan yang sama, BSI Maslahat dan BSI memberikan dukungan penuh senilai Rp750 juta untuk pembangunan masjid. Penyerahan simbolis bantuan dilakukan oleh Anton Sukarna kepada Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fithroh, KH. E. Supriatna Mubarok. Bantuan ini menjadi kontribusi nyata untuk memperkuat fasilitas keagamaan di lingkungan pesantren, sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Pesantren merupakan bagian penting dari tradisi pendidikan Nusantara. Keberadaan masjid di pesantren menjadi jantung kegiatan atau pusat sentral kehidupan pesantren. Selain sebagai sarana ibadah, masjid di pesantren juga menjadi wadah untuk melakukan kegiatan keagamaan dan sosial yang menghadirkan manfaat dan dampak yang berkelanjutan. Tak hanya bagi sivitas pesantren namun juga manfaat tersebut turut dirasakan masyarakat sekitar lingkungan pesantren.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan “Melalui bantuan BSI dan BSI Maslahat untuk pembangunan ini, kita berharap masjid dapat segera dimanfaatkan oleh Pondok Pesantren dan masyarakat sekitar, menjadi tempat yang makmur dengan kegiatan ibadah dan sosial yang bermanfaat” ujar Anton.

Baca juga: BSI Maslahat Bersama Muhammadiyah Resmikan Masjid padepokan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta
Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi, KH. E. Supriatna Mubarok menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini merupakan ikhtiar besar lembaga dalam memperkuat pusat peradaban pesantren yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, namun juga pembinaan ruhani, dakwah, serta penguatan karakter generasi muda Islam. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat pembentukan akhlak, pusat ilmu, dan pusat persatuan umat. Semoga pembangunan Masjid Jami Darussyifa Al-Mubarok ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, serta menjadi simbol keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” ungkap beliau.
Pembangunan masjid ini bukan hanya soal fisik, tapi juga soal membangun harapan dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang. Dengan fasilitas yang representatif dan nyaman, pesantren dapat semakin optimal membina santri, menyemai nilai-nilai keislaman, dan menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Dengan langkah ini, BSI Maslahat dan BSI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kemaslahatan yang tidak hanya bersifat materi, tetapi juga spiritual. Mereka hadir sebagai sahabat bagi umat, menyalakan harapan, dan menjaga keberkahan bagi generasi yang akan datang.
Ingin lebih tahu terkait BSI Maslahat? Klik di sini
BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

