Thalhah bin Ubaidillah adalah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang istimewa. Beliau ada seorang syuhada yang rela berkorban jiwa raganya demi membela islam. Beliau merupakan salah satu dari 10 sahabat nabi yang dijamin masuk surga karena kegigihannya dalam membela agama islam serta berjuang dalam menegakan kebenaran dan memberantas kebatilan.
Thalhah bin Ubaidillah Al-Qurasy At-Taimi Abu Muhammad radhiyallahu ‘anhu atau yang biasa dikenal dengan nama Thalhah, beliau lahir di mekah pada tahun 594 Masehi. Thalhah masuk islam melalui perantara dari Abu bakar Ash Shiddiq.
Baca juga : 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga oleh Rasulullah
Pada Masa kecil Thalhah bin Ubaidillah beliau terdidik dengan asuhan yang baik, beliau belajar macam-macam akhlak mulia dan sifat sifat terpuji, beliau menghabiskan masa kecilnya di Makkah bersama kedua orang tuanya. Dia juga pandai dalam menggunakan senjata tombak dan juga panah.
Seiring dengan bertambahnya usia Thalhah mulai memberanikan dirinya untuk berdagang, beliau berdagang sampai mengenal daerah Syam dan Basra. Thalhah pun akhirnya dikenal juga sebagai pedagang yang jujur serta rendah hati.
Baca juga : Saat Berbuka, Makan Dahulu Atau Salat Dahulu?
Ketika Thalhah mendengar kabar bahwa Rasulullah diangkat menjadi Nabi dan melihat Abu Bakar beriman tanpa ragu, ia pun segera memeluk Islam. Kejujuran Rasulullah dan amanahnya Abu Bakar meyakinkan Thalhah bahwa kebenaran ada pada ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW.
Setelah memeluk Islam, Thalhah ikut serta bersama Rasulullah dalam Perang Uhud dan berharap meraih syahid. Saat perang berlangsung, pasukan Muslim kalah jumlah dibandingkan kaum musyrikin, sehingga serangan musyrikin berhasil memukul mundur barisan kaum Muslimin.
Pada pertempuran tersebut, Thalhah berjuang untuk melindungi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hingga ia mendapatkan banyak luka di seluruh tubuhnya. Thalhah menerima sekitar tiga puluh hingga tiga puluh lima luka di seluruh badannya. Kepalanya terluka, urat nadinya terpotong, dan jari telunjuk dan jari tengahnya lumpuh.
Walaupun Thalhah dalam keadaan terluka hingga tidak sadarkan diri, ia tetap melindungi Rasulullah. Setiap kali pasukan musyrikin datang, Thalhah melawannya. Thalhah membawa Rasulullah mundur, hingga akhirnya ia menyandarkan Rasulullah di sebuah bukit
Dikarenakan perjuangan sang khalifah itu begitu besar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.
أوجب طلحة حين صنع برسول الله ما صنع
Artinya : “Thalhah berhak mendapatkan surga karena apa yang telah diperbuat untuk Rasulullah” (HR. At-Tirmidzi).
Thalhah bin Ubaidillah telah menunjukkan bahwa keimanan sejati bukan hanya terucap dalam kata, tetapi terwujud dalam pengorbanan tanpa pamrih. Semoga semangat ksatria Uhud ini terus hidup dalam jiwa kaum muslimin sepanjang masa.
Ingin mengenal BSI Maslahat lebih dekat? Klik BSI Maslahat di sini
BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

