BSI Maslahat Dukung Dai 3T di Kalimantan Selatan, Perkuat Dakwah hingga Pelosok Negeri

Kalimantan Selatan, 5 Maret 2026 – Di pelosok negeri, segala akses masih terbatas dan jarak terasa begitu jauh. Namun para dai tetap berdiri tegak di garda depan untuk hadir membersamai umat. Untuk itulah BSI Maslahat kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung penguatan dakwah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui dukungan ini, BSI Maslahat berkontribusi pada program Dai 3T yang diinisiasi oleh Kementerian Agama di Kalimantan Selatan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan biaya operasional para dai selama menjalankan amanah di wilayah tugasnya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BSI Maslahat atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti dalam menunjang penguatan peran dai di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), khususnya dalam meningkatkan pembinaan keagamaan, dakwah yang moderat, serta pelayanan umat di Kalimantan Selatan. Semoga sinergi dan kepedulian ini menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat” ujarnya.

Baca juga : Ikhtiar Menguatkan Iman Muslim Pedalaman Papua : BSI Maslahat dan BSI Salurkan Al-Qur’an ke Distrik Okaba

Wilayah 3T dan perbatasan merupakan beranda terdepan negara kita. Di wilayah tersebut, kehadiran negara diuji, ketahanan ideologi diuji, dan ketangguhan umat pun diuji. Pengiriman dai menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan NKRI dari sisi sosial keagamaan, memperkuat nasionalisme berbasis nilai agama, serta mencegah radikalisme, ekstremisme, dan potensi konflik sosial.

Baca juga : BSI Maslahat Dukung Pengukuhan Standarisasi Dai MUI 2025 Untuk Perkuat Dakwah dan Ekonomi Syariah

Salah satu penerima manfaat, Ustaz Ahmad Fahmi, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diberikan. Baginya, bantuan ini bukan hanya soal operasional, tetapi juga suntikan semangat untuk terus mengabdi. “Terima kasih kepada BSI Maslahat atas dukungan dan kontribusi dalam mendukung program dakwah, pembinaan keislaman, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang kami laksanakan. Dukungan ini juga menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat” ungkapnya.

Di lapangan, para dai tidak hanya menyampaikan ceramah. Mereka juga mengelola zakat, menginisiasi buka puasa bersama, menggerakkan kerja bakti kebersihan masjid dan makam, hingga menjadi imam dan khatib saat salat Idulfitri. Kehadiran mereka menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat.

Ke depan, melalui kolaborasi bersama MUI, BSI Maslahat berharap para dai juga dapat berperan sebagai figur yang menyampaikan literasi keuangan syariah di wilayah masing-masing. Dengan demikian, dakwah yang disampaikan tidak hanya menguatkan nilai spiritual, tetapi juga mendorong pemahaman ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui langkah kecil yang konsisten, BSI Maslahat percaya bahwa keberkahan akan tumbuh dari pelosok untuk menguatkan umat, menjaga negeri, dan menghadirkan cahaya hingga ke batas terdepan Indonesia.

Ingin tahu Program Dai di BSI Maslahat? Klik di sini

BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI