Udah Berapa Banyak Rendang yang Dikonsumsi saat Lebaran? Yuk Hitung Kalori Rendang

Lebaran tanpa rendang rasanya seperti ada yang kurang. Aroma rempah yang meresap hingga ke serat daging, dipadukan dengan gurihnya santan yang dimasak berjam-jam, menjadikan hidangan ini yang paling istimewa di meja makan. Dibalik kelezatan yang tiada tara, ada amanah kesehatan yang perlu kita jaga agar badan tetap bugar saat kembali menjalani aktivitas. 

Pernahkah kita bertanya-tanya, berapa  kalori yang kita investasikan setiap kali mengambil sepotong rendang? dilansir dari fatsecret indonesia satu potong daging rendang ukuran sedang (sekitar 50 gram) rata-rata menyimpan 190 hingga 250 kalori. Angka ini didominasi oleh lemak jenuh dari santan dan protein dari daging sapi. Jika kita menambah nasi putih hangat dan kuah opor di dalam satu piring makan siang Lebaran bisa mencapai 500–700 kalori

Baca juga: Menjaga Kesehatan Setelah Lebaran, Kembali ke Pola Hidup Seimbang.

Itu artinya adalah satu piring saja sudah memenuhi hampir setengah dari kebutuhan energi harian rata-rata orang dewasa. Lalu, bagaimana cara kita menikmati kelezatan ini tanpa harus mengorbankan kesehatan? 

Ada satu cara yang paling baik untuk menyiasati kelebihan makanan di rumah pada saat lebaran tiba  yaitu berbagi kepada tetangga terdekat. Dari pada semua rendang berakhir di perut kita sendiri dan membebani metabolisme tubuh, mengapa tidak kita ubah tumpukan kalori tersebut menjadi tumpukan pahala? Mengantarkan sepiring rendang ke tetangga bukan hanya soal mengurangi kalori yang kita dapatkan akan tetapi juga bisa menjalani nilai-nilai kepedulian terhadap sesama seperti berikut 

  1. Menjalankan pesan untuk berbagi masakan yang aromanya sampai ke rumah tetangga.
  2. Menghangatkan hubungan bertetangga selepas lebaran dengan sapaan yang tulus.
  3. Memastikan semua orang di sekitar kita bisa merasakan nikmatnya hidangan hari raya.

Baca juga: BSI Maslahat Gelar Layanan Cek Kesehatan Gratis di UMJ Run 2025 dan Siagakan Ambulans di BSI Fun Ride Yogyakarta

Kesehatan adalah modal utama kita untuk terus menebar manfaat. Dengan berbagi rendang kepada sesama, kita tidak hanya menyelamatkan angka timbangan, tapi juga membangun aset sosial dan spiritual yang jauh lebih berharga.

Sebelum kita mengambil potongan kedua, coba kita lihat  ke sebelah rumah kita . Mungkin sepotong rendang dari kita adalah pelengkap kebahagiaan bagi mereka hari ini. Karena makanan yang dibagikan, kalorinya akan berpindah menjadi berkah.


Ingin mengenal BSI Maslahat lebih dekat? Klik BSI Maslahat di sini

BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazhir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI