Jakarta Pusat, 09 Juni 2026 — BSI Maslahat menyalurkan 250 paket sembako bagi penyintas kebakaran di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Bantuan tersebut diserahkan melalui Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Senin (8/6) untuk selanjutnya didistribusikan kepada para penyintas yang berada di tenda-tenda pengungsian.
Paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, dan ikan siap saji. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascakebakaran.

Baca juga: Zakat Mendorong Pemulihan Pascabencana Banjir Longsor di Sumatra
Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat, pada Senin malam (01/06). Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dan mengakibatkan lebih dari 300 kepala keluarga terdampak serta kehilangan tempat tinggal.
Kini, banyak warga masih bertahan di tenda pengungsian sambil menunggu proses pemulihan. Di tengah kondisi tersebut, bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan untuk membantu memenuhi kebutuhan para penyintas.

Ketua RW 05, Yuliyanto, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan kepada warga terdampak. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur BSI Maslahat atas bantuan yang diberikan kepada warga terdampak kebakaran. Bantuan ini sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan para penyintas yang saat ini masih berada di pengungsian,” ujarnya.
Ungkapan syukur juga disampaikan Darto, salah satu penyintas dari RW 04. “Terima kasih kepada para donatur BSI Maslahat. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga selama kami bertahan di tenda pengungsian,” tuturnya.

Kisah haru juga datang dari Nurul Saadah, salah satu warga yang rumahnya turut dilalap si jago merah. “Semuanya habis terbakar, dari tv, kulkas, sepeda Listrik pokoknya semua alat dan barang kebutuhan rumah tangga habis. Rumah saya bisa dibilang hancur sisa puing-puing saja” ungkapnya.
Di balik musibah yang menimpa, Nurul mengaku menemukan pengalaman yang menguatkan hatinya. Saat membersihkan puing-puing rumah, ia menemukan mushaf Al-Qur’an yang biasa dibacanya berada dalam kondisi utuh. “Saat membersihkan sisa-sisa puing rumah, saya terkejut karena Al-Qur’an yang biasa saya baca ditemukan dalam keadaan utuh dan tidak terbakar,” kenangnya.
Bagi Nurul, peristiwa tersebut menjadi pengingat akan kebesaran dan kuasa Allah SWT di tengah ujian yang sedang dihadapi. Hingga saat ini, ia bersama keluarganya masih tinggal di tenda pengungsian sembari menunggu proses pemulihan.

Melalui penyaluran bantuan ini, BSI Maslahat berharap dapat membantu meringankan beban para penyintas serta menghadirkan dukungan dan harapan bagi keluarga-keluarga yang terdampak. Kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga para penyintas dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Yuk cari tahu cara berzakat mudah di BSI Maslahat? Klik di sini
BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

