Jakarta, 13 Januari 2025 – BSI bersama BSI Maslahat melaksanakan program Bersih-Bersih Masjid di Aceh Tamiang sebagai upaya memulihkan fungsi masjid dan musala yang terdampak banjir dan longsor. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kehilangan sarana ibadah akibat bencana yang melanda pada akhir tahun 2025.
Banjir besar yang terjadi kala itu merendam sejumlah masjid dan musala hingga ketinggian 2,5 meter. Air yang bercampur lumpur merusak berbagai perlengkapan ibadah seperti karpet, mukena, sarung, hingga sound system. Banyak perlengkapan yang hanyut terbawa arus, sementara sebagian lainnya tidak dapat digunakan lagi karena rusak parah. Kondisi ini membuat aktivitas ibadah terhenti, sehingga masyarakat kehilangan sarana ibadah untuk sementara.

Program Bersih-Bersih Masjid dilakukan secara bertahap di beberapa titik rumah ibadah. Dimulai dari Masjid Nurul Hikmah pada 29 Desember 2025, dilanjutkan ke Masjid Istiqomah Rantau pada 30 Desember 2025, kemudian ke Mushola Pasar Pagi pada 2 Januari 2026, dan berakhir di Masjid Muhajirin pada 3 Januari 2026. Secara keseluruhan, BSI Maslahat telah melakukan pembersihan 9 masjid di Aceh. Di setiap lokasi, relawan BSI Maslahat bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan lumpur, memperbaiki fasilitas, serta menata kembali ruang ibadah agar dapat digunakan kembali.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan fisik masjid, tetapi juga menjadi dukungan bagi masyarakat agar bangkit kembali bersemangat melanjutkan hidup dan dapat beribadah dengan nyaman. Dengan adanya bantuan Al-Qur’an, karpet baru, mukena, sarung, serta pemasangan kembali sound system, jamaah dapat kembali merasakan suasana ibadah yang khusyuk. Hal ini menjadi penting terutama menjelang bulan suci Ramadhan, di mana masjid akan kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan dan kebersamaan umat.
Baca juga : 25 Tangki Air Bersih Sumbangan BSI Berangkat ke Aceh

Salah satu masjid yang terdampak paling parah adalah Masjid Nurul Hikmah yang terletak di Desa Paya Kulbi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Masjid yang selama ini menjadi pusat ibadah dan tempat berkumpul masyarakat itu sempat terendam banjir hingga 2,5 meter. Air bah yang datang dengan deras meninggalkan lumpur tebal menutupi lantai, dinding, dan mimbar, sementara perlengkapan ibadah hanyut terbawa arus. Karpet, mukena, sarung, bahkan sound system yang selama ini mengumandangkan azan, hilang tak berbekas.

Selama lebih dari satu bulan, masjid itu sunyi. Tidak ada suara azan yang memanggil jamaah, tidak ada lantunan doa yang bergema, hanya kesunyian yang bercampur dengan aroma lumpur dan sisa-sisa bencana. Bagi masyarakat Desa Paya Kulbi, kehilangan fungsi masjid bukan sekadar kehilangan bangunan, melainkan kehilangan ruh yang selama ini menguatkan mereka.

Naun, di tengah kesedihan itu, hadir semangat baru. Relawan BSI dan BSI Maslahat hadir dengan tenaga dan tekad, serta doa dari masyarakat Indonesia. Mereka bergotong royong membersihkan setiap sudut masjid. Lumpur yang menempel di lantai dan dinding dikikis perlahan, karpet diganti, dan sound system baru dipasang.

Pada 29 Desember 2025, untuk pertama kalinya setelah lebih dari sebulan, suara azan kembali berkumandang dari Masjid Nurul Hikmah. Suara itu menggema, menembus dinding-dinding yang pernah dilumuri lumpur, menyentuh hati masyarakat yang rindu panggilan ibadah. Air mata haru pun jatuh, bercampur dengan senyum syukur. Shalat zuhur pertama pun dilaksanakan bersama relawan dan masyarakat.

Syahrizal, salah satu DKM Masjid Nurul Hikmah menyampaikan rasa haru. “Mereka rindu azan. Sudah lebih dari satu bulan setelah bencana banjir, suara azan tidak terdengar. Kini, setelah masjid dibersihkan dan sound system terpasang, kami bisa kembali merasakan kebersamaan dalam salat berjamaah,” ujarnya.

Program Bersih-Bersih Masjid menjadi bukti kehadiran BSI dan BSI Maslahat di tengah masyarakat terdampak bencana. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali rasa semangat beribadah dan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan.
BSI Maslahat merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 1093 Tahun 2022.

