BSI Maslahat Kembangkan Klaster UMKM Gula Aren di Cianjur untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

Klaster UMKM Gula Aren merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dikembangkan oleh BSI Maslahat di Kabupaten Cianjur. Program ini berfokus pada pengolahan gula aren menjadi produk “emut” yang sebelumnya diproduksi secara sederhana dan tradisional. Melalui intervensi program, mulai diperkenalkan penggunaan teknologi tepat guna yang bertujuan meningkatkan kualitas, kuantitas produksi, serta produktivitas masyarakat.

Dalam implementasinya, BSI Maslahat menggandeng Koperasi Produsen Mitra Usaha Maslahat sebagai mitra utama dalam pengelolaan dan pengembangan klaster UMKM Gula Aren. Koperasi ini berperan sebagai penghubung antara pasar dan para petani, sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku. Di bawah kepemimpinan Irfan selaku ketua koperasi, berbagai upaya dilakukan untuk memperluas jaringan kemitraan dengan kelompok tani. “Permintaan pasar terus meningkat, namun saat ini kami masih menghadapi keterbatasan pasokan. Oleh karena itu, kami menjalin kerja sama dengan kelompok tani agar kebutuhan pasar dapat terpenuhi,” ujar Irfan.

Baca juga: Gula Aren Cianjur: UMKM Binaan BSI Maslahat Mulai Dilirik Pasar Ekspor

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasar, saat ini terdapat dua kelompok tani yang telah bekerja sama secara intens dengan koperasi. Untuk mendorong partisipasi petani lainnya, koperasi menawarkan harga beli yang kompetitif, bahkan berada di atas rata-rata harga pasar. Selain itu, para petani juga mendapatkan pelatihan yang mencakup peningkatan kualitas produksi, teknik penyadapan, serta penguatan produktivitas. “Kami memberikan harga di atas rata-rata untuk para petani aren. Tidak hanya itu, kami juga membekali petani dengan pelatihan agar kualitas tetap terjaga dan produktivitas meningkat,” tambah Irfan.

Pendekatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi petani dalam bentuk peningkatan kapasitas dan literasi keuangan. Hal ini sejalan dengan tujuan program BSI Maslahat dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.

Secara geografis, koperasi berlokasi di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Sementara itu, salah satu mitra utamanya, Kelompok Tani Aren Manis, berada di Desa Kemang, Kecamatan Bojong Picung, dengan jarak sekitar 20 kilometer. Wilayah ini dikenal memiliki tegakan pohon aren yang melimpah serta kualitas aren yang unggul dari segi rasa dan aroma.

Baca juga: BSI Maslahat dan UPZ Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Dampingi 20 UMKM Tingkatkan Fondasi Bisnis Lewat Program Pembinaan Intensif

Dampak program tidak hanya dirasakan dari sisi ekonomi, tetapi juga sosial. Terjadi perubahan perilaku di kalangan generasi muda yang mulai beralih ke kegiatan produktif, termasuk menjadi penyadap aren. Bahkan, sebagian pemuda memilih kembali dari kota untuk memanfaatkan peluang ekonomi di desa.

Dari sisi pendapatan, potensi usaha ini cukup menjanjikan. Petani yang mampu menyadap sekitar 20 pohon aren dapat memperoleh penghasilan berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp600 ribu per hari. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara BSI Maslahat, koperasi, dan kelompok tani, Klaster UMKM Gula Aren di Cianjur terus berkembang sebagai model pemberdayaan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Cari tahu cara pemberdayaan UMKM di BSI Maslahat? Klik di sini

BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI