Jakarta, 19 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut puncak arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 1447H, BSI Maslahat bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melepas ratusan pemudik di Stasiun Pasar Senen pada Kamis (19/03). Ratusan pemudik terdiri dari kelompok difabel hingga masyarakat umum sebagai bagian dari rangkaian program Mudik Aman Berbagi Harapan tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BSI Maslahat, BSI, dan KAI.
Baca juga: BSI Maslahat Dukung Mudik Aman Berbagi Harapan, 2.261 Pemudik Diberangkatkan Termasuk 385 Difabel
Sebanyak 2.261 pemudik diberangkatkan dalam program tahun ini, termasuk 385 pemudik difabel yang menjadi prioritas penerima manfaat. Mereka diberangkatkan menuju berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra. Sebagian berangkat menaiki bus yang telah dilakukan pelepasan di BSI Tower pada Selasa (17/03). Sementara sebagian diberangkatkan pada hari ini (19/03) menggunakan kereta api di Stasiun Pasar Senen.
SEVP Operation BSI, Ana Nurul Hayati, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BSI dalam mendukung arahan pemerintah untuk memitigasi risiko perjalanan mudik. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, BSI berupaya memaksimalkan penggunaan transportasi umum, salah satunya kereta api, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan perjalanan. Kami berharap program ini dapat meringankan teman-teman difabel agar bisa mudik dengan nyaman dan berkumpul bersama keluarga di hari Idulfitri,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala SDM dan Kelembagaan PT KAI (Persero) Tbk, Atih Nurhayati, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen inklusivitas dalam layanan transportasi publik. “Sinergi bersama BSI melalui program mudik ini menjadi wujud inklusivitas melalui kerja sama yang nyata. Program ini juga sejalan dengan salah satu komiten KAI yakni untuk terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman sehingga seluruh penumpang khususnya kelompok difabel tetap merasakan layanan yang sama, setara, serta penuh kepedulian” ujarnya.
Baca juga: BSI Maslahat Dukung Program Posko Mudik BSI 2026, Hadirkan Layanan Sosial Bagi Pemudik
Dukungan juga datang dari pemerintah. Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan RI, Arif Cahyagama, menekankan bahwa mudik adalah momen penting untuk mempererat silaturahmi, namun harus tetap memperhatikan aspek keselamatan dan aksesibilitas. “Kami menyadari bahwa perjalanan mudik memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi penyandang disabilitas dan keluarga dengan anak-anak. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen menghadirkan mudik gratis yang tidak hanya memberikan akses transportasi, tetapi juga layanan yang setara, aman, dan bermartabat, termasuk pendampingan khusus bagi pemudik difabel,” ungkapnya.
Kehadiran program ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para peserta. Catur Sigit Nugroho, perwakilan pemudik difabel, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. “Saya mewakili teman-teman disabilitas mengucapkan terima kasih kepada BSI Maslahat dan BSI yang telah memfasilitasi kami teman-teman disabilitas untuk mudik bersama. Teman-teman disabilitas menyukai mudik dengan kereta api karena perjalanannya lebih cepat, nyaman, dan setiap tahun selalu bertambah kuota mudik gratisnya” ungkap Catur.

Hal serupa diungkapkan Diwan, salah satu pemudik difabel tujuan Lempuyangan, Yogyakarta. “Program mudik untuk disabilitas kolaborasi BSI bersama KAI ini sangat membantu kami kelompok difabel yang ingin pulang ke kampung halaman namun tidak memiliki akses dan biaya. Dengan ikut mudik di program ini kami merasa sangat dilayani, didampingi, dan dipastikan mudik dengan aman dan selamat sampai tujuan” ujar Diwan.
Baca juga: BSI Maslahat Siapkan Layanan Kesehatan dan Konsultasi ZISWAF di Jalur Strategis Posko Mudik
Melalui program ini, BSI Maslahat bersama para mitra berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas, sekaligus mendorong terciptanya perjalanan mudik yang aman, tertib, nyaman, dan inklusif bagi semua kalangan.
Cari tahu cara bersedekah mudah di bulan Ramadan? Klik Disini
BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazhir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

