Jakarta, 18 Maret 2026 – BSI Maslahat bersama Al Khoir Foundation menyalurkan Al-Qur’an Isyarat kepada Majelis Ta’lim Tuli Indonesia, membuka akses belajar mengaji yang lebih inklusif bagi komunitas tuli. Penyerahan dilakukan pada kegiatan rutin MTTI di Masjid Al Ihsan Rancho Indah pada Minggu (15/03). Sore itu, puluhan anggota komunitas tuli dari berbagai wilayah Jabodetabek berkumpul dalam satu tujuan yang sama. Mempelajari Al-Qur’an dengan cara yang lebih inklusif dan bermakna.
Baca juga: BSI Maslahat Salurkan Infaq Al-Qur’an Braile dan Warteg Mobile Ke Yayasan Tabungan Surga Bogor
Inisiatif ini berangkat dari sebuah realitas yang selama ini jarang terlihat, yakni keterbatasan akses pembelajaran Al-Qur’an bagi teman tuli. Padahal, setiap individu memiliki hak yang sama untuk memahami dan mendalami ajaran agama. Kehadiran Al-Qur’an Isyarat menjadi jembatan penting, membuka jalan agar proses belajar dapat dilakukan dengan lebih nyaman, setara, dan bermartabat.

MTTI sendiri lahir dari kepedulian mendalam pasangan tuli, Afrizar Zakaria dan Sri Indriyani. Berawal dari keresahan pribadi yang ingin tetap bisa mengaji di tengah keterbatasan, keduanya kemudian menginisiasi majelis ta’lim berbasis bahasa isyarat untuk teman-teman tuli. Sejak saat itu, MTTI menjadi rumah belajar bagi para muslim tuli untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Sri Indriyani, yang akrab disapa Ibu Nini, mengenang perjalanan serta proses teman-teman tuli dalam belajar Al-Quran. “Dulu sebelum adanya Al-Qur’an isyarat, teman-teman tuli yang ingin belajar mengaji menghadapi banyak hambatan. Kami sering dipaksa berbicara seperti orang normal, padahal itu sangat sulit. Tidak jarang kami ditertawakan hingga akhirnya banyak yang memilih berhenti. Alhamdulillah, dengan adanya Quran Isyarat layar ini, kami merasa jauh lebih nyaman dan terbantu. Kami bisa belajar tanpa harus memaksakan suara kami yang tidak jelas ini” ungkapnya.
Sebelumnya, kegiatan belajar di MTTI dilakukan melalui kajian rutin dengan bantuan ustaz dan juru bahasa isyarat, serta menggunakan mushaf bergambar. Kini, dengan hadirnya Al-Qur’an Isyarat berbasis layar, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan efektif. Tayangan visual berupa animasi gerakan isyarat tangan yang sinkron dengan ayat Al-Qur’an membantu teman-teman tuli memahami tilawah Al-quran secara utuh dan lebih akurat.

Ketua MTTI, Rama Syahti, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan alat ini, kami bisa lebih memahami bagaimana membaca dan mengisyaratkan Al-Qur’an dengan benar sekaligus menjadi bahan koreksi bacaan kami apakah sudah sesuai” ujarnya.
Kehadiran Quran Isyarat Layar ini menjadi akses vital dan sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan belajar Al-quran para teman-teman tuli. Bantuan ini bukan sekadar fasilitas, tetapi juga harapan baru. Harapan agar semakin banyak teman tuli yang percaya diri dalam belajar, semakin luas akses yang terbuka, dan semakin kuat semangat inklusivitas dalam kehidupan beragama.
Baca juga: BSI Maslahat Salurkan 6000 Mushaf Al Quran ke Pelosok Negeri

Melalui kolaborasi ini, BSI Maslahat dan Al Khoir Foundation menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program sosial yang tidak hanya berdampak, tetapi juga merangkul semua kalangan. Sebab pada akhirnya, setiap kebaikan yang diberikan dengan tulus akan selalu menemukan jalannya untuk menghadirkan harapan bagi siapa pun, tanpa terkecuali.
Cari tahu cara bersedekah mudah di bulan Ramadan? Klik di sini
BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazhir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

