Doa Kesembuhan yang Diajarkan Rasulullah: Tuntunan Nabi Agar Lekas Sembuh dari Sakit

Doa Kesembuhan yang Diajarkan Rasulullah: Tuntunan Nabi Agar Lekas Sembuh dari Sakit

Sakit adalah bagian dari kehidupan yang tidak dapat dihindari. Dalam Islam, sakit sering dipahami sebagai ujian sekaligus kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebagai muslim harus meyakini bahwa sakit yang diberikan oleh Allah harus disikapi dengan rasa sabar dan tawakal.

”Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran, kesedihan, kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti, sampai duri yang menusuknya melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Semasa hidup, Rasulullah juga pernah ditimpa sakit yang cukup berat, tetapi dalam setiap kondisi tersebut, beliau menunjukkan ketabahan yang luar biasa dan tetap berfokus pada ibadah serta tetap melayani umat. Beliau sering kali mengingatkan sahabat-sahabatnya untuk tetap bersabar dan berdoa kepada Allah, menunjukkan bahwa sakit adalah bagian dari takdir yang harus diterima dengan lapang dada, serta menjadikan momen tersebut sebagai pengingat untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui doa dan amal kebaikan. Ketika sakit, Rasulullah juga tidak segan untuk berbagi nasihat dan hikmah, memperkuat pesan bahwa dalam setiap ujian ada yang bisa diambil dan

Baca juga : Kumpulan Doa Selamat Dunia Akhirat Lengkap Beserta Artinya

Beberapa sikap Rasulullah dalam menghadapi rasa sakit;

Berdoa kepada Allah SWT

Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya berdoa sebagai sarana untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT. Doa tidak hanya menjadi ungkapan harapan, tetapi juga bentuk yang mendekatkan seorang hamba kepada Sang Pencipta.

Rasulullah SAW mengajarkan berbagai doa yang bisa dibaca untuk memohon kesembuhan. Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam menghadapi penyakit adalah:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبْ الْبَاسَ، وَاشْفِ أَنتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَّا يُغَادِرُ سَقَ

Artinya: “Ya Allah, Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah, karena Engkaulah Yang Maha Sembuhkan. Tiada kesembuhan selain kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”

Tetap Makan dan Minum

Dalam kondisi sakit, Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga pola makan dan minum yang sehat. Muslim yang sakit dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat membantu pemulihan tubuh, serta menghindari yang dapat memperparah kondisi kesehatan. Kebersihan dan kualitas makanan juga menjadi fokus untuk mendukung proses penyembuhan. Beberapa makanan yang kerap dikonsumsi Rasulullah SAW yaitu madu, kurma, habbatusauda, dan air putih.

 Madu merupakan salah satu obat yang disebut dalam Al Qur’an. 
“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-maca warnanya. Didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (QS An-Nahl:69)

Melakukan bekam

Rasulullah SAW menganjurkan bekam sebagai salah satu metode pengobatan yang dipandang bermanfaat. Bekam dianggap dapat membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan memperlancar peredaran darah. Praktik ini menunjukkan kombinasi antara ikhtiar fisik dan spiritual dalam mencari kesembuhan, sejalan dengan ajaran agama.

Dari Ibnu Mas’ud RA, “Rasulullah SAW berbicara tentang malam Isra Mi’raj saat beliau menunaikan perjalanan di malam hari bahwa tidaklah beliau melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka menyuruh beliau dengan mengatakan, “Perintahlah umatmu untuk melakukan bekam.” (HR. Tirmidzi)

Akhirnya, penting bagi setiap Muslim untuk memahami bahwa kesembuhan hanya diberikan oleh Allah SWT. Dengan berdoa dan berserah diri kepada Allah, kita memperkuat iman dan kepercayaan bahwa segala sesuatu ada dalam kendali-Nya. Semoga doa dan sikap yang diajarkan Rasulullah SAW ketika sakit, kita dan orang-orang terdekat kita senantiasa diberikan kesembuhan dan kesehatan.

Baca juga: Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Penuh Berkah dan Rahmat untuk Umat Muslim

Salah satu ikhtiar untuk menyembuhkan penyakit juga bisa dengan Sedekah Subuh melalui Digital BSI Maslahat https://digital.bsimaslahat.or.id/campaign/sedekah-subuh. Dengan rutin sedekah subuh, insya Allah, Allah akan jaga kita dari marabahaya sepanjang hari.

“Obatilah orang-orang yang sakit dari kalian dengan sedekah. Sesungguhnya sedekah itu dapat meredam murka Allah, dan menolak kematian yang buruk.” (HR Tirmidzi)

BSI Maslahat adalah lembaga penghimpun dan penyalur zakat, infak, sedekah dan nazhir wakaf mitra strategis dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang terdepan dalam menguatkan ekosistem ekonomi syariah.