Doa Shahih Setelah Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an bukan hanya ibadah tilawah, tetapi juga bentuk dialog seorang hamba dengan Kalamullah yang penuh petunjuk dan rahmat. Setiap ayat yang dibaca menghadirkan cahaya yang menenangkan hati dan memperkuat keimanan. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk menutup tilawah dengan doa sebagai wujud syukur atas nikmat bisa membaca firman-Nya serta permohonan agar setiap ayat yang dipelajari menjadi petunjuk hidup. Di antara doa-doa yang diajarkan, terdapat doa-doa shahih yang bersumber dari tuntunan Nabi SAW.

Aisyah Radhiallahu anah berkata “Tidaklah Nabi duduk di majelis tidak pula membaca Quran dan tidak pula salat kecuali menutupnya dengan kalimat-kalimat tersebut. Aku berkata: “Wahai Rasulullah, aku melihatmu tidaklah duduk di suatu majelis, tidak juga (setelah) membaca Quran dan tidak juga salat kecuali engkau tutup dengan kalimat tersebut ?”

Baca juga : Bacaan Niat Fidyah Lengkap dan Cara Membayarnya

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Ya, barangsiapa yang berkata baik akan ditutup dengan stempel kebaikan dan siapa yang berkata buruk akan menjadi penghapus dosanya. (Dzikir penutup tersebut termasuk setelah membaca Al-Quran) yaitu “Subhanakallahumma wa bihamdika laa ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.” (Artinya Maha Suci Engkau dan Maha Terpuji Engkau, Tiada ilah yang pantas diibadahi dengan benar selain Engkau, Aku meminta ampunan pada-Mu, dan bertaubat pada-Mu). [HR. Nasa’i)

Kesimpulannya, disunnahkan setiap kali selesai membaca Al-Quran membaca:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ،  أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Subhanakallahumma wa bihamdika laa ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.

Artinya : Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.

Baca juga : Bacaan Niat Salat Jumat bagi Imam dan Makmum

Membaca Al-Qur’an bukan hanya aktivitas tilawah, tetapi cara seorang hamba untuk bicara denganNya. Dan menuntun hati untuk semakin dekat kepada Allah Ta’ala. Menutupnya dengan doa yang diajarkan Nabi SAW menjadi bentuk kesempurnaan ibadah, sekaligus pengakuan bahwa segala kebaikan berasal dari-Nya dan hanya kepada-Nya pula seorang hamba kembali.

Ingin mengenal BSI Maslahat lebih dekat? Klik BSI Maslahat di sini

BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI