Ini Cara Bank Syariah Untung Tanpa Bunga di Tengah Krisis Global

BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

Di tengah ketidakpastian global tahun 2026, mulai dari tensi geopolitik, inflasi, hingga krisis iklim, semakin dirasakan kebutuhan akan sistem ekonomi yang stabil dan berkeadilan. Dalam konteks ini, ekonomi Islam hadir sebagai alternatif yang tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga pada keseimbangan dan keberlanjutan.

Menurut laporan State of the Global Islamic Economy Report (SGIE) 2024/2025, aset keuangan syariah global telah menembus lebih dari US$6 triliun. Indonesia menunjukkan posisi yang kuat dengan menempati peringkat ketiga dunia dalam kategori ekosistem ekonomi Islam, setelah Malaysia dan Arab Saudi.

Baca juga: Cash Wakaf Linked Deposit, Investasi Syariah untuk Manfaat Dunia dan Akhirat

Pertumbuhan sukuk dan perbankan syariah menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan berbasis nilai Islam. Di tengah keraguan terhadap sistem konvensional, ekonomi syariah menawarkan pendekatan yang lebih etis, transparan, dan berbasis aset nyata (riil) yang sejalan dengan trend keberlanjutan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Bukan Sekadar Bebas Bunga, Tapi Mengedepankan Keadilan

Sering kali bank syariah dipahami hanya sebagai “bank tanpa bunga”. Padahal, konsep yang diusung jauh lebih dalam dari itu. Larangan riba dalam Islam tidak sekadar menghindari bunga, tetapi juga mencegah praktik eksploitasi dalam transaksi keuangan.

Ekonomi syariah menekankan, transaksi berbasis nilai, aktivitas nyata, kemitraan yang saling menguntungkan, larangan riba (bunga), menghindari gharar (ketidakpastian), serta fokus pada aktivitas yang halal. Prinsip-prinsip ini membuat aliran dana menjadi lebih adil, transparan, dan produktif.

Di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, model berbagi risiko (risk sharing) dan keterikatan pada aset riil terbukti lebih tahan terhadap guncangan. Hal ini terlihat saat krisis global, termasuk pandemi, di mana sistem syariah cenderung lebih stabil.

Baca juga: Menghidupkan Kembali Wakaf Mulai Dari Warisan Peradaban ke Solusi Masa Depan

Selain itu, ekonomi syariah juga berkontribusi pada inklusi keuangan. Salah satu contohnya adalah skema qard hasan (pinjaman kebajikan) yang memperluas jangkauan dalam membantu masyarakat rentan mendapatkan akses pembiayaan tanpa beban bunga.

Bagaimana Bank Syariah Tetap Bisa Untung Tanpa Bunga?

Dalam aktivitasnya, bank syariah memiliki beberapa model bisnis yang digunakan, diantaranya:

  1. Mudharabah (Bagi Hasil)

Kerja sama antara pemilik dana dan pengelola usaha, dengan pembagian keuntungan sesuai kesepakatan.

  1. Musyarakah (Kemitraan)

Dua pihak atau lebih menggabungkan modal dan berbagi risiko, sering digunakan untuk pembiayaan usaha dan properti.

  1. Murabahah (Jual Beli)

Bank membeli barang yang dibutuhkan nasabah, lalu menjualnya kembali dengan margin keuntungan yang transparan.

  1. Ijarah (Sewa)

Skema penyewaan aset dengan kemungkinan kepemilikan di akhir masa sewa.

  1. Sukuk (Surat Berharga Syariah)

Instrumen investasi berbasis aset, bukan utang berbunga.

Melalui skema ini, keuntungan diperoleh dari aktivitas ekonomi riil, bukan dari bunga atas uang.

Solusi untuk Krisis dan Inklusi

Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, perbankan syariah tidak hanya menawarkan alternatif, tetapi juga solusi. Dengan pendekatan yang berbasis keadilan, transparansi, dan keberlanjutan, sistem ini mampu menjawab kebutuhan zaman, baik dari sisi stabilitas ekonomi maupun pemerataan akses keuangan.

Baca juga: ZISWAF untuk Pembangunan Sosial, Kekuatan Kebaikan yang Mengubah Kehidupan

Ke depan, perbankan syariah berpotensi menjadi salah satu pilar penting dalam membangun sistem ekonomi yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Sebagai Lembaga Amil zakat dan nazhir wakaf nasional dengan tata Kelola keuangan syariah yang professional dan akuntabel, BSI Maslahat mentransfromasikan dana sosial menjadi inisiatif pemberdayaan ekonomi, Pendidikan, dan sosial secara sistemik, terukur, dan berkelanjutan. Di tengah berbagai tantangan hidup, selalu ada ruang untuk berbagi dan menghadirkan kebaikan. Mari wujudkan kepedulian kita dengan bersedekah melalui BSI Maslahat. Setiap kontribusi yang Anda berikan akan disalurkan secara amanah untuk membantu sesama

Cari tahu cara bersedekah mudah di BSI Maslahat? Klik di sini

BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI