Utsman bin Affan adalah seorang sahabat Nabi yang dikenal memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Ia lahir pada tahun 574 Masehi dan berasal dari golongan Bani Umayyah. Utsman dikenal sebagai sosok pekerja keras, seorang ekonom, sekaligus pedagang.
Beliau senantiasa memberikan banyak bantuan kepada masyarakat Madinah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat menyayangi Utsman bin Affan, bahkan beliau bersabda bahwa kelak Utsman akan wafat dalam keadaan syahid.
Baca juga : Keteguhan Iman Sa’ad bin Abi Waqqash yang Menggetarkan Hati
Pada masa peperangan Dzatirriqa dan Perang Ghatfan, Rasulullah dan Utsman turut serta. Saat itu, Utsman juga mengemban amanah sebagai wali kota Madinah. Dalam peperangan tersebut, Utsman menyumbangkan hartanya di jalan Allah SWT berupa 950 ekor unta, 70 ekor kuda, serta sejumlah dirham dari tabungan pribadinya.
Selain itu, Utsman bin Affan berinisiatif membeli dan mewakafkan sebuah sumur untuk kemaslahatan masyarakat. Mata air tersebut diwakafkan demi kepentingan umum. Pada masa pemerintahan Abu Bakar, Utsman juga memberikan gandum yang diangkut dengan 1.000 ekor unta untuk membantu kaum dhuafa yang menderita akibat musim kering.
Baca juga : Ali bin Abi Thalib, Sahabat dan Pewaris Cahaya Rasulullah
Keistimewaan Utsman radhiyallahu ‘anhum juga disebutkan dalam firman Allah SWT dalam surat At-Taubah ayat 100.
وَالسّٰبِقُوْنَ الْاَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَالْاَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِحْسَانٍۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَاَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ تَحْتَهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ
Artinya : Orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama (masuk islam) diantara orang orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah SWT ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Allah SWT menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. itulah kemenangan yang agung. (QS. At-Taubah :100)
Perluasan Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi pertama kali digagas oleh Utsman bin Affan. Alasan beliau melakukan perluasan lahan kedua masjid tersebut adalah karena semakin banyak umat Islam yang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Salah satu jasanya yang paling berdampak besar adalah mengeluarkan kebijakan untuk mengumpulkan Al-Qur’an dalam satu mushaf.
Jasa Utsman bin Affan sangat memberikan maslahat yang besar bagi masyarakat. Beliau tidak pernah pamrih dan tidak pernah merasa terbebani dengan perilaku mulia tersebut. Akan tetapi, Utsman sangat senang jika dapat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ingin mengenal BSI Maslahat lebih dekat? Klik BSI Maslahat di sini
BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

