Ramadan di Tengah Pascabencana Sumatra

Ramadan tahun ini menghampiri saudara kita di Sumatra dalam kondisi yang jauh dari layak setelah bencana besar melanda wilayah tersebut sejak November 2025. Tiga bulan berlalu sejak gelombang banjir besar merusak ribuan rumah di Sumatra, namun kondisi para penyintas masih memprihatinkan. Data Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) melalui https://gis.bnpb.go.id/bansorsumatera2025/ per 17 Februari 2026 menunjukkan bahwa 50.788  jiwa masih menetap di pengungsian.

Selama lebih dari dua bulan, para penyintas bertahan hidup di tenda pengungsian atau kembali ke rumah dalam kondisi terbatas. Mereka mengandalkan bantuan air bersih, logistik pangan serta pertolongan medis dari relawan. Banyak dari mereka yang kehilangan mata pencaharian, perabot, dan seluruh perlengkapan ibadah yang biasa menemani keseharian mereka.

Bagi puluhan ribu keluarga itu, tenda pengungsian menjadi ruang serbaguna untuk tidur, makan, belajar, dan beribadah. Kesederhanaan itu membuat kekhusyukan beribadah menjadi tantangan, apalagi dengan minimnya perlengkapan ibadah yang semestinya mereka gunakan setiap hari. Banyak mukena hilang, sajadah rusak, atau sarung terhanyut bersama derasnya banjir.

Baca juga : BSI dan BSI Maslahat Menyalurkan Al-Qur’an dan Perlengkapan Salat untuk Masyarakat Terdampak Bencana Banjir Longsor Aceh

Salah satu misi BSI Maslahat adalah menghadirkan program berkelanjutan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Dalam menjalankan misi tersebut, BSI Maslahat terus hadir mendampingi penyintas bencana agar mereka memperoleh maslahat yang nyata.

Kami mengajak seluruh Sahabat untuk turut menghadirkan kenyamanan beribadah bagi para penyintas. Melalui dukungan berupa peralatan ibadah, kita dapat membantu mereka menjalani bulan Ramadan dengan khusyuk.

Ramadan adalah waktu berbagi. Mari hadirkan sinar kebaikan di tengah bencana. Ayo Berbagi Peralatan Ibadah untuk Penyintas Bencana Sumatra melalui laman digital.bsimaslahat.or.id/peralatanibadah.

Baca juga : BSI Maslahat Bangun Hunian Sementara untuk Guru Ngaji Penyintas Bencana Hidrometeorologi di Aceh

BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI