BSI Maslahat Berdayakan Guru Ngaji melalui Program Baik Maslahat Fried Chicken

Bogor, 18 Juni 2026 — BSI Maslahat meresmikan Program Baik Maslahat (BM) Fried Chicken bagi lima guru ngaji di wilayah Bogor dan Depok sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan usaha produktif yang berkelanjutan. Program ini adalah Kolaborasi Sahabat Kebaikan yang bermitra dengan Zakat Baik. Peresmian program dilaksanakan di Rumah Tahfidz Quran Khairukum, Kabupaten Bogor, pada Selasa (17/6).

Guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan pemahaman keagamaan masyarakat. Namun, di balik pengabdian tersebut, masih banyak guru ngaji yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan belum memiliki sumber penghasilan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Melihat kondisi tersebut, BSI Maslahat bersama Zakat Baik menghadirkan program pemberdayaan ekonomi berbasis usaha kuliner BM Fried Chicken. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan jangka pendek, tetapi juga sebagai sarana menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat.

Baca juga : BSI Maslahat Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Melalui Pelatihan Kompetensi Amil Untuk Mitra Sahabat Kebaikan

Direktur Sales & Distribution BSI Maslahat, Nasrudin, menyampaikan bahwa pemberdayaan guru ngaji merupakan bagian dari komitmen BSI Maslahat dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Guru ngaji memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter dan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Melalui program ini, kami ingin mendukung mereka agar tidak hanya kuat dalam pengabdian, tetapi juga mandiri secara ekonomi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Program ini diberikan kepada lima guru ngaji yang memiliki semangat dan komitmen untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Sebagai dukungan awal, setiap penerima manfaat memperoleh gerobak usaha (portable booth) lengkap dengan peralatan operasional, serta pelatihan, pendampingan, dan monitoring usaha secara berkala.

Salah satu penerima manfaat, Mia, telah mengabdikan dirinya sebagai guru ngaji sejak lulus SMA. Sebagai ibu tunggal, ia selama ini mengandalkan penghasilan dari mengajar mengaji untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Alhamdulillah, program ini memberikan peluang bagi para guru ngaji untuk memiliki usaha sendiri. Semoga usaha ini dapat membantu menopang kebutuhan keluarga dan memberikan kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Selain membantu meningkatkan pendapatan, program ini juga diharapkan dapat memperkuat peran guru ngaji sebagai agen perubahan yang tidak hanya berkontribusi dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam penguatan ekonomi masyarakat.

Program BM Fried Chicken sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta Tujuan 10 (Berkurangnya Kesenjangan).

Baca juga : BSI Maslahat Perkuat Ketahanan Ekonomi Santri Yatim Dhuafa di Yayasan Khoirul Hikmah Lewat Program Sahabat Kebaikan Yatim Klaster Pemberdayaan

Melalui program ini, BSI Maslahat berharap para guru ngaji dapat memiliki sumber penghasilan yang lebih stabil, mandiri secara ekonomi, dan terus menjalankan peran mulianya dalam mencerdaskan umat. Dengan demikian, manfaat zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi mampu menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi kehidupan penerima manfaat dan keluarganya.

Yuk cari tahu cara bersedekah mudah di BSI Maslahat.  Klik di sini

BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI