Zaenudin Memilih Bertani, Menanam Masa Depan Anak Bersama BSI Maslahat

Lombok, 24 September 2026 – Di tengah tren anak muda desa yang merantau ke kota, Zaenudin (33) atau akrab disapa Zen, memilih jalan berbeda. Ia bertahan di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, dan menggantungkan masa depan keluarga kecilnya pada pertanian.

Zen pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi, namun kondisi ekonomi keluarga membuatnya harus berhenti. Sejak itu, ia kembali ke desa dan menekuni pertanian. Selama 10 tahun terakhir, ia mengelola lahan seluas 10,5 are dengan hasil panen terakhir sekitar 80 kilogram gabah. “Saya ingin usaha ini bisa menjadi jalan untuk keluarga dan anak-anak saya,” ujarnya.

Perjalanan itu tidak mudah. Ketika kebutuhan rumah tangga datang sementara panen belum tiba, Zen kerap terjerat pinjaman informal dari “Bang Ijon”. Sistem ini memang memberi uang cepat, tetapi membuat hasil panen habis sebelum benar-benar dinikmati petani.

Baca juga : Sirojudin, Petani yang Memilih Tumbuh Bersama BSI Maslahat

Dari Jerat Pinjaman hingga Menemukan Jalan untuk Bertumbuh

Situasi tersebut berubah ketika BSI Maslahat menghadirkan Program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (BSI). Melalui dana bergulir berbasis qardhul hasan, pendampingan pertanian, literasi keuangan syariah, dan penguatan kelembagaan, Zen mulai memiliki pilihan baru. Ia kini bisa memutar keuangan dan perlahan membangun usaha kecil bersama istrinya. “Yang saya pikirkan sekarang bagaimana usaha ini bisa terus jalan dan anak-anak saya bisa sekolah lebih tinggi,” katanya.

Zen memiliki dua putri. Cita-citanya sederhana sekaligus besar yaitu memastikan keduanya bisa menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi. Baginya, sawah bukan sekadar tempat bekerja, melainkan ruang panjang untuk menanam masa depan anak-anaknya.

Cerita Zen menjadi penting ketika berbicara tentang desa dan migrasi. Ketimpangan kesempatan sering mendorong anak muda meninggalkan desa. Namun dengan dukungan akses modal, pengetahuan, pasar, dan kelembagaan, desa dapat menjadi ruang yang layak untuk membangun kehidupan.

BSI Maslahat melalui Desa BSI berkomitmen menghadirkan kemaslahatan umat dengan memberdayakan petani muda seperti Zen. Dari lahan sederhana, ia sedang menanam sesuatu yang jauh lebih panjang daripada musim panen yaitu masa depan keluarga dan harapan bagi desa yang berdaya.

Zakatmu, Tumbuhkan Kemandirian Petani Indonesia

Di tangan yang tepat, zakat dapat menjadi jalan bagi petani untuk memperkuat usaha, mengurangi ketergantungan pada pinjaman berbunga, dan membangun masa depan keluarga dengan lebih mandiri. Melalui program pemberdayaan BSI Maslahat, zakat diikhtiarkan untuk menghadirkan akses permodalan, pendampingan, dan penguatan usaha bagi para petani di berbagai daerah Indonesia. Salurkan zakatmu melalui BSI Maslahat dan ikut menanam kebaikan yang tumbuh bersama petani, keluarga, dan masyarakat melalui digital.bsimaslahat.or.id/zzakatpenghasilan

BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI