BSI Maslahat Dukung Keberlanjutan Pendidikan Yatim Dhuafa di Yayasan Syamsu Dhuhaanaa

Sukoharjo, 07 Mei 2026 – BSI Maslahat menyalurkan dukungan program Sahabat Kebaikan Yatim BSI untuk memperkuat keberlanjutan pendidikan yatim dan dhuafa di Yayasan Syamsu Dhuhaanaa yang berlokasi di Jl. Mangesti Luhur No.10, Dusun II, Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Yayasan ini membina 30 santri laki-laki yatim dan duafa dengan fokus utama pendidikan tahfidz (menghafal) Al-Qur’an. Setiap pagi, santri mengikuti kegiatan belajar formal dan pembelajaran informal secara terjadwal. Setelah waktu Zuhur, santri melanjutkan hafalan Al-Qur’an secara mandiri dan berkelompok. Setiap Jumat pagi, santri melaksanakan setoran atau tasmi’(mengulang) hafalan satu juz Al-Qur’an secara rutin.

Melalui program Sahabat Kebaikan Yatim BSI, BSI Maslahat memberikan dukungan fisik dan psikososial secara berkelanjutan kepada para santri. Bantuan yang disalurkan meliputi biaya operasional dan bantuan sarana prasarana. Selain itu, BSI Maslahat juga memfasilitasi kegiatan gathering berupa rekreasi edukatif bagi para santri dan program pembinaan. Program pembinaan ini berupa kegiatan mentoring yang dilakukan oleh mentor BSI Maslahat dan dilaksanakan secara rutin setiap pekan.

Ketua Pengurus Yayasan Syamsu Dhuhaanaa, Ustadz Heri Susanto, menyampaikan kondisi yayasan sebelum menerima bantuan sangat memprihatinkan. “Bantuan dari BSI Maslahat sangat berarti bagi keberlangsungan yayasan kami karena sebelumnya operasional hampir terhenti akibat keterbatasan dana,” ujar Ustaz Heri Susanto.

Ustadz Heri mengungkapkan kondisi finansial yang sulit berdampak langsung pada kesejahteraan santri. Ketika dana operasional habis, para santri terpaksa menjalankan puasa sunah karena keterbatasan makanan. Setelah menerima dukungan BSI Maslahat melalui program Sahabat Kebaikan Yatim Klaster Sosial, kebutuhan makan santri dapat terpenuhi dengan lebih baik. Santri kini mengonsumsi makanan bergizi sehingga dapat belajar dengan lebih tenang dan fokus

Dana bantuan sarana prasarana dimanfaatkan untuk pembelian alat filter air minum siap konsumsi. Fasilitas tersebut mampu menekan biaya operasional bulanan kebutuhan air minum santri. Selain itu, bantuan digunakan untuk pengadaan kasur agar santri dapat beristirahat dengan lebih nyaman. Perbaikan gedung asrama juga dilakukan untuk menciptakan lingkungan tinggal yang lebih layak.

Dalam aspek pembinaan, Ustadz Heri menilai kurikulum mentoring BSI Maslahat sangat melengkapi kurikulum yayasan. Materi pembinaan membantu santri membangun pola pikir positif dalam menggapai cita-cita masa depan. Mentor BSI Maslahat juga memberikan motivasi agar santri lebih rajin, disiplin, dan bertanggung jawab. Pembinaan ini dinilai memberikan dampak signifikan terhadap semangat belajar dan pembentukan karakter santri.

Ustadz Heri berharap BSI Maslahat dapat mengembangkan program pelatihan hardskill bagi santri ke depannya. Ia menilai keterampilan praktis sangat dibutuhkan sebagai bekal kemandirian setelah santri lulus pendidikan. Dengan dukungan tersebut, para santri diharapkan mampu hidup mandiri dan berkontribusi di masyarakat.

Program Sahabat Kebaikan Yatim BSI menjadi wujud komitmen BSI Maslahat dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs tanpa kelaparan melalui pemenuhan gizi santri secara layak.
Selain itu, program turut mendukung kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi anak yatim dan dhuafa. Dukungan keberlanjutan pendidikan tahfidz juga selaras dengan SDGs pendidikan berkualitas bagi semua.

Melalui program Sahabat Kebaikan Yatim BSI, BSI Maslahat mengajak Sahabat untuk berpartisipasi mendukung peningkatan kesejahteraan dan pendidikan anak yatim. Dukungan tersebut akan mendukung keberlanjutan program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masa depan yatim dan dhuafa

Yuk cari tahu cara bersedekah mudah di BSI Maslahat? Klik di sini

BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI