Hari Raya Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan umat Islam, tetapi momentum untuk memperkuat ketakwaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi. Melalui ibadah kurban, umat Islam diajak meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Iduladha mengajarkan bahwa harta yang dimiliki sejatinya adalah titipan Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Karena itu, berkurban menjadi salah satu bentuk syukur sekaligus wujud kepedulian kepada sesama.
Allah SWT berfirman:
آَمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِير
“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (sebagian) hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al-Hadid: 7)
Ayat tersebut menegaskan bahwa harta yang dimiliki manusia pada hakikatnya hanyalah titipan dari Allah SWT. Karena itu, sebagian dari rezeki yang dimiliki perlu disalurkan untuk membantu orang lain sebagai bentuk syukur dan tanggung jawab sosial.
Kurban, Simbol Ketakwaan dan Kepedulian
Kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga sarana melatih keikhlasan, empati, dan kepedulian sosial. Melalui distribusi daging kurban, masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan kebahagiaan dan menikmati sumber protein yang mungkin tidak mereka peroleh setiap hari.
Selain memberikan manfaat sosial, kurban juga menjadi wujud ketaatan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا
(رواه أحمد وابن ماجه)
“Barang siapa yang mempunyai kemampuan, tetapi ia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Hadis ini menunjukkan besarnya anjuran berkurban bagi umat Islam yang memiliki kelapangan rezeki.
Menghadirkan Kebahagiaan untuk Sesama
Di berbagai daerah, pembagian daging kurban menjadi momen yang dinantikan masyarakat. Kurban menghadirkan kebahagiaan, mempererat persaudaraan, serta menghapus sekat sosial antara yang mampu dan yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, proses penyembelihan hingga distribusi kurban juga menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian di tengah masyarakat.
Kurban sebagai Investasi Akhirat
Kurban merupakan amal yang bernilai besar di sisi Allah SWT. Melalui ibadah ini, umat Islam diajak menyadari bahwa keberkahan hidup tidak hanya diukur dari banyaknya harta yang dimiliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
Karena itu, Iduladha akan terasa lebih bermakna ketika diisi dengan semangat berbagi dan berkurban. Dengan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, kita tidak hanya memperkuat kepedulian sosial, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan bagi sesama dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan semangat pengorbanan dan kepedulian tersebut, Iduladha dapat menjadi momentum membangun masyarakat yang lebih peduli, harmonis, dan penuh keberkahan.
Mari berkurban wujudkan semangat berbagi dan kepedulian melalui Kurban Maslahat di BSI Maslahat melalui digital.bsimaslahat.or.id/kurban. Karena setiap kurban yang ditunaikan dapat menjadi jalan menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi lebih banyak saudara kita yang membutuhkan.
Yuk cari tahu cara berkurban di BSI Maslahat? Klik di sini
BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

