Hari Solidaritas Hijab Internasional, Sejarah dan Maknanya

\"\"

Hari
Solidaritas Hijab Internasional atau International Hijab Solidarity Day (IHSD)
diperingati setiap tanggal 4 September. Perayaan ini menjadi upaya
mempromosikan pemahaman, penghargaan, dan solidaritas terhadap wanita di
seluruh dunia yang memilih mengenakan hijab untuk menghormati hak mereka untuk
menjalani hidup sesuai keyakinan dan pilihannya.

 

Peringatan
ini diadakan untuk mendukung Muslimah di seluruh dunia yang tak bisa
mendapatkan kebebasan berhijab. Sebab, banyak pemerintah di negara Barat yang
melarang pemakaian atribut yang berhubungan dengan simbol keagamaan, seperti
hijab. Saat ini banyak orang di seluruh dunia menyuarakan dukungan terhadap hak
perempuan berhijab dan berkomitmen menghormati kebebasan beragama dan
berpakaian. Sebab, memakai hijab termasuk bagian dari hak asasi manusia.

 

Sejarah
Hari Solidaritas Hijab Internasional atau International Hijab Solidarity Day
berawal dari aksi protes yang dilakukan masyarakat London karena banyaknya
kasus pelarangan pemakaian hijab. Pemerintah Inggris awalnya mengeluarkan
larangan bagi mahasiswi London yang mengenakan pakaian atau sesuatu yang
berhubungan dengan simbol keagamaan, termasuk hijab. Larangan
seperti ini juga terjadi di Prancis. Di mana pemerintah melarang anak perempuan
mengenakan hijab di sekolah maupun perkuliahan.

 

Baca juga: Hari
Jakarta Membaca 2023: Mengubah Pengetahuan Menjadi Karya untuk Nusantara

 

Selanjutnya,
pemerintah memutuskan menyelenggarakan Konferensi London pada 4 September 2004,
yang dibuka Wali Kota London Ken Livingstone. Hadir 300 delegasi yang mewakili
102 organisasi-organisasi Inggris dan internasional. Turut hadir tokoh
cendekiawan Muslim Sheikh Yusuf Al-Qadarawi dan Profesor Tariq Ramadan. Hasil
konferensi ini menghasilkan Assembly for the Protection of Hijab atau Majelis
Perlindungan Jilbab, dan akhirnya wanita diizinkan memakai hijab di tempat
umum. Selain itu, 4 September pun ditetapkan sebagai International Hijab
Solidarity Day (Hari Solidaritas Hijab Internasional).

 

Sejak keputusan tersebut dibuat, Hari Solidaritas Hijab
Internasionalturut dirayakan berbagai negara di Eropa, seperti Prancis, Jerman,
Turki, dan lainnya. Perayaan Hari Solidaritas Hijab juga dilakukan sebagai
bentuk dukungan masyarakat untuk para Muslimah berhijab yang masih
terintimidasi karena menggunakan hijabnya.

 

Hijab
Sebagai Cerminan Identitas Muslim

 

Hijab
adalah salah satu cara bagi wanita Muslim untuk menunjukkan identitas mereka
sebagai seorang Muslim. Dalam Al-Quran, terdapat dua ayat yang menjelaskan
tentang perintah jilbab kepada Muslimah, yaitu Surah An-Nur ayat 31 dan Surah
Al-Ahzab ayat 59.

 

Dalam
kedua ayat tersebut, Allah SWT memerintahkan kepada Muslimah untuk menutup
auratnya dengan jilbab sebagai bentuk menjaga kemuliaan dan menjaga diri dari
gangguan.

 

Baca juga: Peringatan
Hari Veteran Indonesia 2023: Mengenang Jasa Pahlawan Bangsa

 

Misi Hari Solidaritas Hijab Internasional

 

Hari Solidaritas Hijab Internasional bertujuan untuk:

 

1.       Pemahaman

 

Mengedukasi
masyarakat tentang arti hijab dalam budaya Islam dan pentingnya penghormatan
terhadap pilihan berpakaian wanita Muslim.

 

2.       Penghargaan

 

Mengakui
kontribusi wanita Muslim yang mengenakan hijab dalam masyarakat dan ekonomi.

 

3.       Solidaritas

 

Membangun
solidaritas global dengan wanita Muslim yang menghadapi tantangan dalam
kehidupan sehari-hari mereka.

 

Cara
Merayakan Hari Solidaritas Hijab Internasional

 

1.       Edukasi

 

Mengadakan
seminar, lokakarya, atau diskusi publik tentang hijab, Islam, dan isu-isu yang
dihadapi oleh wanita Muslim yang mengenakan hijab.

 

2.       Menghormati Wanita Muslim

 

Menunjukkan
penghargaan dan dukungan untuk wanita Muslim dalam kehidupan sehari-hari dan di
tempat kerja.

 

3.       Solidaritas

 

Menggunakan
media sosial dan kampanye yang relevan untuk menunjukkan solidaritas dengan
wanita Muslim yang menghadapi diskriminasi.

 

4.       Pembentukan Jaringan

 

Membentuk
komunitas yang mendukung hak-hak wanita Muslim.

 

Baca juga:
Hari
Maritim Nasional 2023: Mencegah Pencemaran Laut Oleh Kapal

 

Hari
Solidaritas Hijab Internasional adalah momen yang tepat untuk menghormati hak
setiap wanita Muslim untuk menjalani hidup sesuai dengan keyakinan dan
pilihannya. 

BSI Maslahat merupakan mitra strategis dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam melakukan penghimpunan dan penyaluran dana ZISWAF, CSR dan Dana Sosial yang berpacu pada indikator sustainability. Sehingga pemanfaatan programnya dapat berdampak luas.

 

Pada tahun ini, BSI Maslahat mempunyai campaign dan produk baru diantaranya Give 20k dan goamal.org. Untuk program campaign Give 20k meliputi, ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, masjid dan lain sebagainya.

 

Sedangkan goamal.org adalah platform sedekah online penghimpun dana zakat, infak, dan wakaf yang dikelola oleh BSI Maslahat. dengan goamal.org, sahabat bisa berdonasi semudah scan QRIS. selain itu, pembayaran donasi sahabat bisa berapa saja, dimana saja, dan kapan saja.