Rasul: Asal Kata, Sifat dan Cara Mengimaninya

\"\"

Rasul mempunyai arti utusan. Hal ini bisa dilihat dalam QS an-Naml/27:35

وَاِنِّيْ مُرْسِلَةٌ اِلَيْهِمْ بِهَدِيَّةٍ فَنٰظِرَةٌ ۢبِمَ يَرْجِعُ الْمُرْسَلُوْنَ 

Artinya: Dan sungguh, aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku) akan menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh para utusan itu.”

Secara umum rasul adalah manusia yang diberi wahyu berupa syariat dan disarankan untuk menyampaikannya kepada umat manusia. Rasul merupakan manusia pilihan Allah Swt. yang diangkat sebagai utusan yang diberi wahyu dengan membawa syari\’at baru.

Sifat-Sifat Rasul

Rasul memiliki beberapa sifat khusus yang membedakannya dari individu biasa. Beberapa sifat ini adalah:

1. Sidiq

Sidiq memiliki arti benar. Benar dalam artiannya adalah para rasul selalu berkata benar, baik dalam menyampaikan wahyu yang bersumber dari Allah SWT, maupun benar dalam urusan-perkataan yang berhubungan dengan persoalan keduniaan.

Baca juga: Adab Perjalanan Dalam Islam Sesuai Tuntunan Rasulullah

2. Amanah

Amanah atau terpercaya adalah sifat para rasul yang senantiasa menjalankan tugas kenabiannya sesuai dengan tugas yang diberikan oleh Allah SWT. Demi terlaksananya tugas tersebut, para rasul selalu menjaga jiwa dan raanya dari perbuatan-perbuatan dosa, sehingga kepercayaan yang dimiliki oleh umat manusia terhadap rasul tetap terjaga.

3. Tablig

Tablig adalah sifat rasul yang senantiasa menyampaikan segala wahyu yang harus disampaikan kepada umat manusia, baik berupa pengetahuan, pedoman, maupun syariat dan risalah kenabian yang lain. Seorang rasul menyampaikan semua wahyu yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya tanpa ada yang dilarang.

4. Fatanah

Fatanah atau cerdas adalah sifat yang harus dimiliki oleh rasul dalam menjalankan amanah, tugas, dan tanggung jawabnya sebagai seorang rasul. Seorang rasul mampu memahami persoalan umat sekaligus memberikan jalan keluarganya. Mereka mampu menghadirkan hujjah atau argumentasi bagi orang-orang yang melawannya. Selain itu, mereka juga mampu menanamkan keberanian ke dalam hati orang-orang yang masih ragu padanya.

Baca juga: 4 Amalan yang Dicontohkan Rasulullah SAW di Bulan Sya\’ban

Cara Mengimaninya

Terdapat empat perlawanan utama dalam mengimani rasul Allah. Seorang muslim harus menerapkan empat kewajiban ini dalam beriman kepada rasulullah SWT. empati menyanyikannya

1. Mengimani bahwa Allah SWT benar-benar telah menjaga para nabi dan rasul kepada setiap umat-Nya.

2. Mengimani nama-nama nabi dan rasul yang disebutkan dalam Al-Qur\’an dan hadits.

3. Membenarkan semua berita yang disebutkan dalam Al-Qur\’an dan hadits yang terkait dengan nabi dan rasul.

4. Mengamalkan syariat yang dibawa oleh para nabi dan rasul.

Baca juga: Tiga Janji Rasulullah Yang Berkaitan Dengan Rezeki

BSI Maslahat   sebagai mitra utama dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk BSI Maslahat terus meningkatkan syiar sebagai sahabat sosial BSI dalam ekosistem ekonomi syariah.

Selain itu   BSI Maslahat   juga berkomitmen untuk menciptakan program pemberdayaan yang berkualitas serta berusaha menjembatani ekonomi untuk memenuhi kebutuhan umat. Penciptaan sumber daya baru juga diperlukan untuk meningkatkan keberlanjutan lembaga.

Beroperasi sejak 17 November 2001, Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSM Umat) telah bertransformasi menjadi Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI Maslahat) pada 29 Juli 2022. Transformasi ini, sebagai upaya memperkuat kiprah lembaga di tengah masyarakat dan sebagai upaya meningkatkan kemitraan dengan mitra strategi BSI Maslahat yaitu PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.

BSI Maslahat   merupakan mitra strategis dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam melakukan penghimpunan dan dana ZISWAF, CSR dan Dana Sosial yang berpacu pada prinsip ekonomi yang berkelanjutan.

Sehingga program pemanfaatan yang dijalankan dapat berdampak luas. Pada tahun ini, BSI Maslahat mempunyai campaign baru yaitu Give 20k dan platform donasi digital yang bernama   goamal.org .