Umar bin Khattab yang bergelar Amirul Mukminin dan Al-Faruq, beliau dikenal sebagai seseorang yang tegas sekaligus adil. Pada awalnya beliau termasuk orang yang menentang dakwah Nabi Muhammad SAW Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, bahkan berniat untuk mengakhiri hidup beliau.
Namun perjalanan Umar menuju Islam bukanlah sesuatu yang sederhana. Awalnya ia dikenal sebagai salah satu penentang keras dakwah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Riwayat menyebutkan bahwa Umar pernah keluar dengan pedang terhunus, berniat membunuh Rasulullah.
Baca juga: Sa’id bin Zaid, Sosok Sahabat Rasulullah yang Doanya Mustajab
Di tengah jalan, umar justru mendengar kabar bahwa saudarinya yaitu Fatimah binti Khattab telah masuk Islam. Rasa marah membawanya ke rumah sang saudari, dan di sanalah umar mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an. Bacaan itu mengetuk hatinya, meluluhkan kerasnya jiwa seorang Umar. Ada pula riwayat lain yang menyebutkan bahwa Umar masuk Islam setelah mendengar Rasulullah membaca surah Al-Haqqah. Meski sanad riwayat-riwayat ini dinilai lemah, keduanya menggambarkan satu hal yang sama. Bacaan Al-Qur’an menjadi titik balik yang mengubah Umar dari seorang penentang menjadi pembela Islam.
Keislaman Umar bin Khattab merupakan sesuatu yang sangat ditunggu tunggu oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal tersebut menjadi salah satu dari keistimewaan Umar, sebagaimana dalam Hadits disebutkan.
اللَّهمَّ أَعِزَّ الإسلامَ بعُمرَ بنِ الخطَّابِ خاصَّة
Artinya : “Ya Allah, muliakanlah agama ini dengan keislaman Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu.” (HR. Ahmad, 9: 508)
Sejak hari itu, Umar tampil sebagai salah satu sahabat paling berpengaruh. Ia tidak banyak meriwayatkan hadis, tetapi fatwa-fatwanya dikenal luas dan menjadi rujukan penting bagi para sahabat dan generasi setelahnya. Ibnul Qayyim mencatat bahwa Umar termasuk sahabat yang paling banyak memberikan fatwa, sejajar dengan Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas’ud, Aisyah, dan beberapa sahabat besar lainnya. Ketegasan Umar dalam hukum dan kepemimpinan menjadikannya sosok yang disegani, bahkan oleh musuh-musuh Islam.
Baca juga: 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga oleh Rasulullah
Keistimewaan Umar pun diakui langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Nabi pernah berdoa agar Allah memuliakan Islam dengan keislaman Umar, dan doa itu terkabul. Sejak Umar masuk Islam, kaum muslimin semakin kuat dan berani menampakkan diri. Rasulullah juga memberi kabar gembira bahwa Umar termasuk ahli surga. Bahkan disebutkan bahwa setan enggan berpapasan dengannya, memilih jalan lain karena wibawa dan kekuatan imannya. Keutamaan-keutamaan ini menegaskan kedudukan beliau sebagai salah satu sahabat utama yang dijamin surga.
Dengan perjalanan hidup nya, yang awalnya menentang dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hingga akhirnya menjadi pilar kekuatan nya dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Umar bin Khattab layak menjadi bagian dari sepuluh sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang dijamin masuk surga. Pada kisah yang sudah dijabarkan diatas mengajarkan kita bahwa suatu hidayah dari Allah SWT mampu mengubah hati siapapun, sekalipun hatinya sekeras batu. Umar bin Khattab bukan hanya seorang pemimpin atau khalifah semata tetapi menjadi teladan kepemimpinan dan keberanian yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Ingin mengenal BSI Maslahat lebih dekat? Klik BSI Maslahat di sini
BSI Maslahat merupakan LAZNAS dan Nazir Wakaf resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

