Jakarta, 27 Mei 2026 – Dalam semangat berbagi dan memperkuat solidaritas umat pada Hari Raya Iduladha 1447 H, BSI Maslahat bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyalurkan sebanyak 24.541 hewan kurban, yang terdiri dari 1.050 ekor sapi dan 23.491 ekor kambing. Program ini menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), kawasan terdampak bencana, masyarakat dhuafa, hingga pesantren.
Seremoni penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada Rabu (27/5) di Kantor Pusat BSI Maslahat, Jakarta. Secara simbolis, penyerahan hewan kurban dilakukan oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, didampingi Group Head Corporate Secretary Group BSI Wisnu Sunandar dan Direktur Eksekutif BSI Maslahat Sukoriyanto Saputro.
Baca juga: Ajak Masyarakat Berkurban, BSI Maslahat Hadirkan Festival Kurban Maslahat di Car Free Day Jakarta
Tahun ini, program kurban BSI dan BSI Maslahat mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan peningkatan penghimpunan hewan kurban sekitar 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut merupakan hasil sinergi penghimpunan kurban dari nasabah dan masyarakat melalui e-channel BSI, Program Kurban Berbagi BSI Maslahat, serta kolaborasi dengan 25 Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) di seluruh Indonesia.

Melalui program ini, daging kurban didistribusikan kepada lebih dari 600 ribu penerima manfaat yang meliputi masyarakat dhuafa, keluarga prasejahtera, penyintas bencana, masyarakat di wilayah terpencil, serta santri dan pesantren di berbagai daerah.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan bahwa Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Hari Raya Iduladha menjadi momentum bagi perseroan untuk terus menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat dhuafa dan mereka yang membutuhkan. Komitmen ini sejalan dengan kinerja perusahaan yang terus tumbuh secara berkelanjutan, sehingga kami dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, BSI Maslahat dan BSI memastikan seluruh proses pemilihan hewan, pemeriksaan kesehatan, penyembelihan, hingga distribusi dilakukan sesuai syariat Islam, Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta standar kesehatan yang berlaku. Hewan kurban yang disalurkan juga telah dipastikan sehat dan bebas dari penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Baca juga: Kurban Perekat Umat di Tengah Keberagaman
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, distribusi daging kurban menggunakan kemasan besek bambu yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus diimplementasikan oleh BSI dan BSI Maslahat.
Program kurban ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Sebanyak 37 peternak lokal terlibat dalam penyediaan hewan kurban, termasuk 19 UMKM dan desa binaan BSI yang selama ini mendapatkan pendampingan dan pemberdayaan. Keterlibatan mereka diharapkan dapat memperkuat ekosistem peternakan rakyat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain itu, Program Kurban 1447 H turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), dan Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Melalui Program Kurban 1447 H, BSI Maslahat dan BSI berupaya menghadirkan makna kurban yang lebih luas. Tidak hanya sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan yang memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Yuk cari tahu cara berzakat mudah di BSI Maslahat? Klik di sini
BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

