Hari Anak Nasional: Meningkatkan Pendidikan dan Perlindungan Anak di Indonesia

\"\"

Setiap tahun, Indonesia merayakan Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli. Tema Hari Anak Nasional pada 2023 ini adalah “Anak Terlindungi Indonesia Maju”.

 

Momen Hari Anak menjadi momen yang tepat untuk membangkitkan kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam menghormati dan menjamin pemenuhan hak anak.

 

\"\"

 

Baca juga: BSI dan BSI Maslahat Ajak 379 Anak Yatim Borong Baju Lebaran

 

Anak Indonesia yang menempati hampir sepertiga dari total penduduk Indonesia merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijamin pemenuhan hak dan perlindungannya. Dengan demikian, berbagai permasalahan seperti kekerasan, perkawinan anak, anak berhadapan dengan hukum dan lain sebagainya yang terus menimpa anak tentunya menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan generasi yang tangguh dan berkualitas dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

 

Sebagai aset berharga bagi masa depan negara, anak-anak memerlukan perlindungan dan pengayoman agar mereka dapat tumbuh dengan potensi maksimal.

 

Baca juga: BSI Maslahat dan BSI Berikan Santunan ke 222 Anak Yatim di 3 Lokasi, di Jakarta

Sejarah Hari Anak Nasional

 

Hari Anak Nasional pertama kali dirayakan di Indonesia pada tahun 1984. Peringatan ini diadakan untuk merayakan kelahirannya Soekarno, Presiden Indonesia pertama, yang juga dikenal sebagai \”Bung Karno\”. Bung Karno memiliki peran besar dalam memperjuangkan hak-hak anak dan memperjuangkan peran penting anak-anak dalam pembangunan bangsa.

 

Seiring berjalannya waktu, Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi momen mengenang jasa Bung Karno, tetapi juga menjadi ajang penghormatan isu-isu penting yang terkait dengan anak-anak di Indonesia. Salah satu fokus utama dari perayaan ini adalah upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan perlindungan anak.

 

Baca juga: Santunan 35 Anak Yatim di Wilayah Kantor Perwakilan BSI Maslahat Bandung

 

Hari Anak Nasional tahun ini merupakan peringatan ke-39 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 yang disahkan pada tanggal 19 Juli 1984. Penyelenggaraan momentum ini sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

 

Hari Tanpa Televisi: Mengeksplorasi Kehidupan di Luar Layar

 

Selain Merayakan Hari Anak Nasional, Indonesia juga Merayakan Hari Tanpa Televisi setiap tanggal 22 Juli. Acara ini bertujuan mengajak masyarakat untuk sementara waktu meninggalkan kebiasaan menonton televisi dan mengalihkan perhatian pada aktivitas yang lebih bermanfaat.

 

Televisi, meskipun menyediakan hiburan dan informasi, juga memiliki dampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama pada anak-anak. Terlalu banyak menonton televisi dapat mengakibatkan berkurangnya waktu untuk berinteraksi secara langsung, belajar dari pengalaman langsung, dan mengembangkan kreativitas.

Menyambut Masa Depan dengan Optimisme

 

Melalui perayaan Hari Anak Nasional dan Hari Tanpa Televisi, Indonesia menegaskan komitmen untuk meningkatkan pendidikan dan perlindungan anak, mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi masa depan dengan percaya diri dan optimisme. Pendidikan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama yang harus diemban oleh seluruh masyarakat demi mencapai masa depan yang lebih baik untuk Indonesia. Sementara itu, Hari Tanpa Televisi mengajak kita untuk menghabiskan waktu sejenak dari layar untuk menjelajahi dunia luar sana dan menghargai momen berharga bersama keluarga dan teman-teman.

 

Baca juga: BSI Maslahat Santuni Anak Yatim Bersama Gerakan Sedekah Seribu Perak

 

BSI Maslahat   merupakan mitra strategi dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam melakukan penghimpunan dan penyaluran dana ZISWAF, CSR dan Dana Sosial yang berpacu pada keikutsertaan. Sehingga pemanfaatan programnya dapat berdampak luas.  

 

Pada tahun ini,   BSI Maslahat   mempunyai campaign dan produk baru diantaranya Give 20k dan goamal.org. Untuk program campaign Give 20k meliputi, ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, masjid dan lain sebagainya. 

 

Sedangkan   goamal.org   adalah platform sedekah online penghimpun dana zakat, infak, dan wakaf yang dikelola oleh BSI Maslahat. Melalui   goamal.org   pembayaran donasi bisa berapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Selain itu dapat memilih program yang ingin didonasikan.