Tasikmalaya, 23 Juni 2026 — Bagi warga Kampung Babakan Cikadu, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, jembatan bukan sekadar infrastruktur penghubung. Jembatan menjadi akses penting yang memudahkan aktivitas warga, mulai dari membawa hasil panen, berangkat ke sekolah, hingga menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, BSI Maslahat mendukung pembangunan Jembatan Maslahat Tonjong Cilolohan melalui bantuan senilai Rp250 juta. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Perhutani dan diresmikan pada Jumat, 20 Juni 2026.

Jembatan tersebut menghubungkan Kampung Babakan Cikadu, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya dengan Kampung Sinargalih, Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. “Kalau dulu mau menyeberang harus turun ke sungai lalu menggunakan rakit bambu. Rasanya khawatir karena arus cukup deras. Sekarang aktivitas jadi jauh lebih mudah. Yang bekerja, berjualan, maupun anak-anak yang sekolah semuanya terbantu. Terima kasih BSI Maslahat,” ujar Cucu, salah satu warga Desa Cilolohan.

Sebelum jembatan ini dibangun, warga harus menggunakan rakit bambu atau menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk menyeberang. Kondisi tersebut membuat mobilitas masyarakat menjadi terbatas, terutama bagi petani yang harus mengangkut hasil panen dan anak-anak yang setiap hari berangkat ke sekolah.
Berdasarkan hasil assessment program, Jembatan Cilolohan merupakan akses vital bagi masyarakat setempat. Sebelumnya, warga harus menempuh perjalanan hingga sekitar 120 menit melalui jalur Sukaraja untuk mencapai pusat aktivitas ekonomi. Dengan hadirnya jembatan ini, waktu tempuh dapat dipangkas hingga sekitar 45 menit.
Baca juga : BSI Maslahat Resmikan Jembatan Maslahat Untuk Negeri Bagi Masyarakat Baduy
Jembatan ini memiliki panjang sekitar 65 meter dan lebar 1,2 meter, serta diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 5.000 jiwa. Selain digunakan oleh pejalan kaki, jembatan juga dapat dilalui kendaraan bermotor sehingga mendukung mobilitas masyarakat secara lebih aman dan nyaman.

Mayoritas warga di wilayah tersebut berprofesi sebagai petani dan peternak. Karena itu, kehadiran jembatan menjadi sangat penting dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya transportasi, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Perhutani KPH Tasikmalaya menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Maslahat merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung kesejahteraan warga.
BSI Maslahat berharap Jembatan Maslahat Tonjong Cilolohan dapat menjadi sarana yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang. Melalui program ini, BSI Maslahat terus berkomitmen mengelola amanah umat secara profesional, akuntabel, dan berdampak sehingga setiap kebaikan yang dititipkan dapat tumbuh menjadi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Mari meluaskan manfaat lebih luas. Klik di sini.
BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

