BSI Maslahat dan BPOM Ambon Bersinergi Turunkan Stunting Lewat Program Gebrak Stunting

Ambon, 23 Juni 2026 — BSI Maslahat memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Provinsi Maluku melalui kolaborasi bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon dalam Program Gerakan Bersama Kurangi Stunting (Gebrak Stunting).

Program ini resmi diluncurkan melalui kegiatan Kick Off Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Puskesmas Rijali, Batu Merah, Kota Ambon, pada 18 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan gizi balita stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Sebagai bentuk dukungan nyata, BSI Maslahat menyalurkan bantuan senilai Rp69.420.000 untuk mendukung intervensi percepatan penurunan stunting. Bantuan tersebut digunakan untuk penyediaan PMT berbasis pangan lokal, susu, telur, edukasi kesehatan, serta pendampingan keluarga selama program berlangsung.

BSI Maslahat memandang bahwa penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga edukasi keluarga, pola asuh, kesehatan ibu, sanitasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Karena itu, program ini dirancang untuk menghadirkan manfaat yang lebih menyeluruh bagi keluarga penerima manfaat.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Ambon, prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, upaya percepatan penurunan stunting tetap perlu diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak agar hasil yang dicapai dapat berkelanjutan.

Program Gebrak Stunting 2026 menargetkan 20 penerima manfaat, terdiri dari 12 balita stunting serta 8 ibu hamil dan ibu menyusui dengan status Kekurangan Energi Kronis (KEK). Melalui dukungan PMT, edukasi, dan pendampingan, program ini diharapkan dapat meningkatkan status kesehatan penerima manfaat sekaligus memperkuat kesadaran keluarga tentang pentingnya gizi seimbang.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, kolaborasi yang terjalin dalam mendukung upaya penurunan stunting di Kota Ambon. Menurutnya, penanganan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari edukasi pranikah, masa kehamilan, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.

Kepala Balai POM Ambon, Tamran Ismail, juga menyampaikan apresiasi kepada BSI Maslahat atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Bagi BSI Maslahat, dukungan terhadap Program Gebrak Stunting merupakan bagian dari komitmen menghadirkan manfaat yang terukur dan berkelanjutan melalui pengelolaan dana sosial. Melalui kolaborasi bersama BPOM Ambon, Pemerintah Kota Ambon, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak terkait, BSI Maslahat berharap program ini dapat menjadi ikhtiar bersama dalam melahirkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berdaya.

BSI Maslahat akan terus mendukung program-program yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, pendidikan, serta pemberdayaan keluarga sebagai bagian dari upaya mewujudkan Maslahat untuk Bangsa.

BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI