Iduladha merupakan salah satu hari raya istimewa yang selalu dinanti umat Islam di seluruh dunia. Namun, menyambut Iduladha tidak hanya dimaknai dengan pelaksanaan salat dan ibadah kurban semata. Ada rangkaian amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan sebelumnya, salah satunya adalah puasa sunnah di bulan Dzulhijjah. Jika direnungi lebih dalam, niat dan pelaksanaan puasa menjelang Iduladha menyimpan nilai filosofi dan spiritual yang begitu mendalam.
Rasulullah SAW sendiri mencontohkan untuk menghidupkan hari-hari sebelum Iduladha dengan ibadah puasa sunnah. Selain menjadi penghubung menuju puncak ibadah di bulan Dzulhijjah, puasa sunnah ini juga menghadirkan keberkahan tersendiri. Bahkan, puasa-puasa sunnah tersebut menjadi penyempurna rangkaian ibadah kurban dan haji yang agung nilainya di sisi Allah SWT.
Beberapa puasa sunnah yang dianjurkan menjelang Iduladha antara lain Puasa Dzulhijjah, Puasa Tarwiyah, dan Puasa Arafah. Berikut penjelasan makna dan niat dari masing-masing puasa tersebut.
Baca juga : Hikmah JUBAH BSI Maslahat, Sabar sebagai Cahaya Kehidupan
Makna Niat Puasa Sunnah Dzulhijjah
Dalam Kitab Shahih Muslim, bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang penuh keutamaan. Pada bulan ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti salat, sedekah, dzikir, puasa, hingga menunaikan ibadah kurban.
Puasa sunnah Dzulhijjah dapat dilaksanakan selama tujuh hari, yaitu pada tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah.
Niat Puasa Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma syahri dzil hijjati sunnatan lillahi ta’ala.”
Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.
Dengan melaksanakan puasa ini, diharapkan keimanan dan ketakwaan kita semakin bertambah serta menjadi ladang pahala di hadapan Allah SWT.
Baca juga : Tips Berkurban Bagi Pemilik Gaji Terbatas
Makna Niat Puasa Sunnah Tarwiyah
Selain puasa Dzulhijjah, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan Puasa Tarwiyah yang jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah. Puasa ini termasuk dalam sepuluh hari pertama Dzulhijjah yang penuh keutamaan.
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa siapa saja yang menunaikan puasa sunnah Tarwiyah, maka Allah SWT akan menghapus dosa setahun yang telah lalu. Keutamaan inilah yang menjadikan puasa Tarwiyah begitu dianjurkan sebagai bentuk penyucian diri menjelang Iduladha.
Niat Puasa Tarwiyah:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى.
“Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.”
Artinya: Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.
Melalui puasa ini, semoga kita memperoleh ampunan Allah SWT dan mampu memperbaiki diri dengan taubat yang sungguh-sungguh.
Makna Niat Puasa Sunnah Arafah
Puasa sunnah berikutnya adalah Puasa Arafah, yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Selain bernilai ibadah, puasa Arafah juga menjadi bentuk kepedulian dan doa bagi para jamaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah.
Dalam riwayat Abu Qatadah yang tercantum dalam Kitab Shahih Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa dua tahun, yaitu satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
“Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.”
Artinya: Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.
Dengan melaksanakan rangkaian puasa sunnah menjelang Iduladha ini, semoga kita menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan mendapatkan ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. Tentu saja, keikhlasan dan keistiqamahan niat menjadi kunci utama dalam setiap amal ibadah yang kita jalani.
Selain memperbanyak puasa sunnah, ibadah kurban juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan saat Iduladha. Kurban bukan hanya wujud ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial untuk berbagi dengan sesama.
Sahabat dapat menunaikan ibadah kurban dengan mudah, amanah, dan penuh keberkahan bersama BSI Maslahat. Melalui BSI Maslahat, hewan kurban akan disalurkan ke berbagai daerah pelosok dan wilayah yang membutuhkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Yuk, maksimalkan momentum Iduladha dengan memperbanyak puasa sunnah dan menyempurnakannya dengan berkurban bersama BSI Maslahat melalui digital.bsimaslahat.or.id/kurban
Mau Kurban di BSI Maslahat? Klik di sini
BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

