BSI Maslahat Hadirkan Harapan Baru di Panti Asuhan Darut Taufiq Batu Bara

BSI Maslahat terus memperluas jangkauan kebermanfaatan dengan memperkuat pembinaan anak yatim dan dhuafa melalui Program Sahabat Kebaikan Yatim Klaster Tahfidz. Di Yayasan Darut Taufiq Batu Bara, Sumatera Utara, dukungan ini dirasakan langsung oleh para pengurus dan anak asuh, terutama dalam menjaga keberlangsungan operasional serta meningkatkan kualitas pendidikan berbasis Al-Qur’an.

Di sebuah sudut Desa Guntung Barat, Kabupaten Batu Bara, berdiri sebuah panti asuhan sederhana yang menjadi rumah bagi puluhan anak yatim piatu dan dhuafa. Yayasan Darut Taufiq Batu Bara bukan sekadar tempat tinggal, tetapi ruang tumbuh bagi harapan, tempat di mana keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang untuk menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an.

Baca juga: BSI Maslahat Wujudkan Yatim Mandiri dan Berdaya Lewat Program Sahabat Kebaikan Yatim di Yayasan Madinah Al Hijrah

Sejak berdiri pada tahun 2021, yayasan ini hadir dari kepedulian sekelompok pengurus yang melihat banyak anak memiliki keinginan kuat untuk mondok dan belajar agama, namun terhalang biaya. Berawal dari wakaf sederhana berupa bangunan musala dan asrama, kini jumlah anak asuh terus bertambah, dari 20 menjadi 34 anak. Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga pembinaan tahfidz Al-Qur’an yang menjadi program utama, serta berbagai keterampilan penunjang seperti bahasa, kaligrafi, hingga pelajaran akademik tambahan.

Dalam perjalanannya, tantangan terbesar yang dihadapi adalah keberlanjutan operasional. Ustaz Amri, selaku pengurus, mengungkapkan bahwa sebelumnya mereka harus berjuang dari pintu ke pintu untuk mencari dukungan, memastikan kebutuhan anak-anak tetap terpenuhi setiap bulan. Keterbatasan dana membuat para pengurus menjalankan peran dengan penuh keikhlasan, bahkan harus mengorbankan waktu bersama keluarga demi memastikan anak-anak mendapatkan pendampingan terbaik.

Namun, titik balik mulai dirasakan sejak hadirnya program Sahabat Kebaikan Yatim Klaster Tahfidz dari BSI Maslahat. Dukungan yang diberikan berupa bantuan biaya operasional yang salah satunya diperuntukkan untuk kebutuhan pangan bergizi yang menunjang aktifitas belajar yang intensif bagi anak-anak panti asuhan. Tidak hanya itu, terdapat bantuan kafalah untuk pengajar, sarana pendukung, hingga kegiatan pembinaan bersama. Dampaknya terasa nyata. “Sekitar 95% beban operasional kami sangat terbantu. Jika sebelumnya kami harus mengetuk pintu ke pintu, rumah ke rumah, kini kami sangat terbantu dengan adanya BSI Maslahat sebagai donatur tetap kami” ujar Ustaz Amri. Kini sebagian besar kebutuhan operasional telah ditopang melalui dukungan program. Hal ini memungkinkan pengurus untuk lebih fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan anak-anak.

Baca juga: BSI Maslahat Perkuat Ketahanan Ekonomi Santri Yatim Dhuafa di Yayasan Khoirul Hikmah Lewat Program Sahabat Kebaikan Yatim Klaster Pemberdayaan

Lebih dari itu, dukungan ini juga meningkatkan semangat para pengajar. Kafalah yang diberikan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membimbing anak-anak menghafal Al-Qur’an. Hasilnya, tidak hanya peningkatan jumlah hafalan, tetapi juga kualitas pembelajaran yang semakin baik.

Bagi BSI Maslahat, kehadiran di Yayasan Darut Taufiq Batu Bara bukan sekadar menyalurkan bantuan, melainkan menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun generasi. Dari pelosok yang mungkin tak banyak tersorot, tumbuh anak-anak dengan mimpi besar menjadi penghafal Al-Qur’an dan insan yang siap berkontribusi di masyarakat. Salah satunya Pangeran yang merupakan anak didik yang memiliki cita-cita menjadi Ustaz. Ia sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan “Semoga BSI Maslahat selalu istiqomah memberikan dukungan kepada kami, agar kami semangat belajar” ujar Pangeran.

Harapan pun disampaikan dengan sederhana oleh para pengurus: agar silaturahmi dan dukungan ini terus terjalin. Bagi mereka, kehadiran BSI Maslahat bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang keyakinan bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Di tengah segala keterbatasan, kisah ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi kebaikan mampu menghadirkan perubahan nyata untuk kemaslahatan bangsa. Bahwa tempat yang jauh dari pusat perhatian, dapat melahirkan cahaya-cahaya harapan yang kelak akan menerangi masa depan.

Cari tahu cara ber-ZISWAF di BSI Maslahat? Klik Di sini

BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI