Sumbawa, 30 April 2026 – Harapan baru kini mengalir di Desa Maman, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. BSI Maslahat bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) meresmikan wakaf sumur bor pada Rabu (29/04). Hadirnya wakaf sumur bor ini sebagai upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Pada kesempatan yang sama, santunan juga disalurkan kepada 100 masyarakat dhuafa di sekitar lokasi sumur.
Bagi sekitar 300 kepala keluarga di Desa Maman, krisis air bersih bukanlah hal baru. Setiap tahun, selama enam bulan bahkan lebih, mereka harus menghadapi musim kemarau yang mengeringkan sumber-sumber air utama. Di musim kemarau, sumur-sumur warga tak lagi mengalir, sementara debit air sungai menyusut drastis. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan akan air bersih seperti untuk minum, memasak, mandi, dan mencuci menjadi tantangan yang tak sederhana.
Baca juga: 70 Tahun Tanpa Air Bersih, Kisah Guwa Lor yang Berubah Berkat Wakaf Sumur BSI Maslahat
Dari desa tersebut terdapat Bendungan Batu Bulan yang berjarak hanya sekitar 650 meter dari desa. Namun, air dari bendungan tersebut hanya dimanfaatkan untuk irigasi pertanian dan belum layak untuk menjadi konsumsi harian. Di tengah keterbatasan itu, sebagian warga terpaksa membeli air bersih dengan biaya tambahan, sementara layanan PDAM belum menjangkau wilayah mereka. Mayoritas masyarakat yang bekerja sebagai petani dan peternak pun harus berjuang lebih keras di tengah kondisi ekonomi yang sangat terbatas.

Melihat kondisi tersebut, BSI Maslahat bersama BSI dan Rumah Wakaf Indonesia menginisiasi pembangunan wakaf sumur bor di atas tanah wakaf. Pembangunan sumur bor yang berlangsung selama empat minggu ini telah rampung sejak Desember 2025. Sumur bor dengan kedalaman 60 meter ini dilengkapi dengan toren berkapasitas 1.500 liter, pipa berdiameter 4 inci, serta empat titik keran air yang kini dapat dimanfaatkan oleh warga.
Branch Manager BSI KCP Sumbawa, Salahuddin Al Ayyubi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sumur ini merupakan wujud nyata kebaikan para nasabah BSI. “Sumur yang kita resmikan hari ini adalah buah dari kedermawanan para nasabah BSI yang menyalurkan wakafnya melalui BSI Maslahat. Kami berharap fasilitas ini dapat memudahkan masyarakat Desa Maman dalam mengakses air bersih tanpa rasa khawatir. Kami titipkan fasilitas ini agar dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat terus mengalir sebagai amal jariyah bagi para wakif,” ujarnya.
Ratna Dewi, selaku wakif lahan sekaligus penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan harunya. “Terima kasih atas pembangunan sumur bor di desa kami. Kehadiran sumur ini benar-benar menghilangkan kekhawatiran kami setiap kali musim kemarau datang. Sekarang kami tidak perlu lagi takut kesulitan air bersih,” tuturnya.
Baca selengkapnya : BSI Maslahat Akhiri Krisis Air Bersih 70 Tahun di Kampung Zakat Cirebon

Program ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana manfaat wakaf dapat menghadirkan perubahan yang langsung dirasakan masyarakat. BSI Maslahat sebagai nazhir wakaf terus berkomitmen mengelola dana wakaf secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip kepatuhan syariah. Melalui pengelolaan yang amanah, setiap titipan wakaf tidak hanya terjaga, tetapi juga dioptimalkan agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Yuk cari tahu cara berwakaf mudah di BSI Maslahat? Klik di sini
BSI Maslahat adalah Lembaga Amil Zakat dan Nazhir Wakaf Nasional resmi terdaftar di Kementerian Agama RI dan BWI

